Share

Kesal Sering Ditagih Utang, Paman Bunuh Keponakannya di Tangerang

Isty Maulidya, Okezone · Jum'at 25 Februari 2022 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 25 338 2553000 kesal-sering-ditagih-utang-paman-bunuh-keponakannya-di-tangerang-BaUiFT8E9i.jpg Kesal sering ditagih utang, paman nekat membunuh keponakannya. (Ilustrasi/Dok Okezone)

TANGERANG - Seorang pria berinisial JSR (31) di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Tangerang, membunuh keponakannya. Pelaku membunuh korban yaitu SMS (29) karena kesal sering ditagih utang yang dipinjamkan ibunya kepada JSR.

"Motifnya sakit hati karena pelaku punya hutang dengan ibu korban sebesar Rp10 juta. Lalu sering ditagih oleh korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Balaraja, Ipda Jarot Sudarsono saat dikonfirmasi pada Jumat (25/2/2022).

Merasa sakit hati hutangnya sering ditagih, pelaku pun melampiaskan rasa kesalnya itu dengan menghabisi nyawa keponakannya dengan sebilah pisau yang mirip keris. Pelaku bahkan sengaja mendatangi rumah korban untuk menghabisi nyawa korban.

"Pintu rumah korban didobrak, lalu korban dan istri sempat keluar dari kamar mereka. Melihat pelaku yang membawa pisau, korban dan istri langsung bersembunyi ke dalam kamar," ucapnya.

Korban dan istrinya sempat menahan pintu kamar agar pelaku tidak masuk. Namun, rupanya kekuatan pelaku lebih besar, hingga korban dan istrinya terjatuh dan pintu kamar terbuka.

"Korban dan istrinya jatuh. Melihat hal itu, pelaku langsung menusukkan sajam yang dia bawa ke dada korban bagian kanan dan juga tangan sebelah kiri," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Usai menikam korban, pelaku lalu pergi meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh para tetangga. Namun, nyawanya tida tertolong.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan dan akan dikenakan Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia dengan ancaman 20 tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini