Share

Wagub DKI Sebut Jakarta Kekurangan Stok Darah: Kebutuhan 1.200 Kantong, Pendonor Hanya 300

Jonathan Nalom, MNC Media · Senin 28 Februari 2022 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 28 338 2554177 wagub-dki-sebut-jakarta-kekurangan-stok-darah-kebutuhan-1-200-kantong-pendonor-hanya-300-KlQvVZ108a.JPG Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: MPI)

JAKARTA - Selama pandemi Covid-19, jumlah stok darah mengalami penurunan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan penurunan ini sangat drastis hingga mencapai ratusan kantong.

“Masyarakat yang mendonorkan darah berkurang drastis hingga hanya sampai 200-300 (kantong),” kata Riza saat di temui di SMP Hang Tuah 3, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Senin (28/2/2022).

Dijelaskan Riza, adanya penurunan ini dikarenakan mayoritas warga khawatir jika keluar mendonorkan darah dapat menimbulkan kerumunan bahkan bisa membuat terpapar Covid-19.

Padahal jika dilihat, dalam sehari di 154 Rumah Sakit di wilayah DKI Jakarta membutuhkan 1.000-1.200 kantong darah ”Kita memang membutuhkan darah apalagi di masa pandemi ini sangat dibutuhkan,” Ucapnya.

Riza juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan organisasi kemasyarakatan seperti yang dilakukan Persatuan Setia Hati Terate Jakarta Utara yang mau donor dan menargetkan 15O pendonor dalam sehari.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Mudah mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan oleh semua jajaran pemprov, organisasi, yayasan, sekolah, swasta. Semua kita minta membantu melaksanakan kegiatan donor darah,” kata Riza.

Ditambahkan Riza, untuk menanggulangi kekurangan stok darah. Pemprov DKI Jakarta terus melakukan kolaborasi dan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat.

“Untuk itu kami bersama PMI terus melakukan sosialisasi dan menggalakkan jajaran pemprov dari wali kota sampai kelurahan, ormas, sekolah bahkan mal, membantu mendonorkan darah untuk kepentingan masyarakat,” Pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini