Share

Ayah Perkosa Anak Kandung Usia 11 Tahun di Depok, Ancam Korban Pakai Golok

Adhita Dian, MNC Portal · Selasa 01 Maret 2022 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 01 338 2554635 ayah-perkosa-anak-kandung-usia-11-tahun-di-depok-ancam-korban-pakai-golok-eiKmnmtYQO.jpg Ayah pemerkosa anak kandung di Depok. (Foto: Adhita Dian)

DEPOK - Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun diperkosa oleh ayah kandungnya, A (49) di Sukmajaya, Depok. Pelaku menyerahkan diri pada Senin (28/02/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, A mengancam sang anak dengan benda tajam untuk memuluskan aksi bejatnya.

"Tersangka sudah mengakui perbuatannya melakukan persetubuhan anak kandungnya sendiri, yang juga menggunakan atau mengancam dengan senjata tajam berupa golok," katanya di Polres Depok (01/03/2022).

Pelaku kepada awak media mengaku perbuatannya dilakukan saat sang istri sedang sibuk di warung. "Itu baru bulan sekarang (2022) yang pakai golok. timbang nakut-nakutin aja biar mau. Itu saya lakuin di rumah sendiri. Istri saya lagi di warung,” ujarnya.

Pelaku mengatakan sudah empat kali melakukan perbuatan tersebut. Namun berdasarkan pengakuan korban, perlakuan bejat sudah dialaminya 20 kali.

Baca juga:  Melawan saat Ditangkap, Maling Pemerkosa Mahasiswi di OKU Sumsel Ditembak Mati

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa golok yang digunakan A untuk mengancam dan dua buah sprei.

Menurut keterangan Ketua RT, S (40), pelaku bekerja sebagai pekerja serabutan dan dikenal pemabuk.

"Dia kan serabutan ya, kadang kuli kadang apa. Memang dikenal pemabuk sebelum saya jadi Ketua RT," ucap S.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 81 UU 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan maksimal penjara 15 tahun.

"Namun, karena tersangja merupakan orangtua maka akan ditambahkan sepertiga dari ancaman," kata AKBP Yogen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini