Share

Menyapa Bocah di Jalan Malah Diteriaki Maling, Dua Pria di Bogor Babak Belur Dihajar Warga

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 06 Maret 2022 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 06 338 2557125 menyapa-bocah-di-jalan-malah-diteriaki-maling-dua-pria-di-bogor-babak-belur-dihajar-warga-B7sswpEKP0.jpg Viral dua pria dihajar warga usai diteriaki maling oleh bocah. (Foto: Istimewa)

BOGOR - Dua pria berinisial Y dan N babak belur dihajar warga setelah diteriaki maling oleh seorang bocah di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Bagaimana kronologi kejadiannya?

Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal Ipda Zalukhu mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 5 Maret 2022. Ketika itu, kedua korban yang mengendarai sepeda motor berpapasan dengan bocah SMP di jalan.

"Jadi si dua laki-laki ini merasa kenal dengan orang tua si anak. Dia klakson lah ke anak itu," kata Zalukhu kepada MNC Portal, Minggu (6/3/2022).

Kemudian, kedua pria tersebut menanyakan keberadaan orang tua si anak. Sempat terjadi sedikit perbincangan di antara mereka sebelum bocah tersebut panik dan meneriaki kedua korban maling.

Baca juga: Baru Keluar Penjara, Pria Ini Gasak Rp7 Juta dan HP di Rumah Warga

"Sempat ditanya 'bapak ke mana?'. Si anak jawab 'lagi kerja, ditelpon ya?'. Dijawab lagi 'gak usah'. Nah, mungkin si anak ini panik karena ngerasa gak kenal, akhirnya (kedua korban) diteriakin maling. Ada warga lagi lewat bawa motor, terus ditabrak," jelas Zalukhu.

Warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi dan tanpa basa-basi menghajar kedua korban. Beruntung, polisi lekas datang menyelamatkan keduanya.

"Hasil penyelidikan dan pendalaman, dua laki-laki ini bukan maling. Karena merasa kenal dengan orang tua anak itu, disapa lah. Jadi salah paham. Kasusnya sudah selesai, mediasi di Polsek," ungkap Zalukhu. 

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Dengan adaya kejadian tersebut, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Apabila memang ada orang yang terindikasi atau dicurigai melakukan kejahatan, segera lapor ke polisi.

"Jangan sampai nanti timbul kasus baru. Ketika memang bersalah, tidak serta merta harus dipukuli. Jadikan ini sebagai pembelajaran," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini