Share

Giat Benahi Transportasi Umum, Anies Pamer Kemacetan di Jakarta Turun Drastis

Aulia Oktavia Rengganis, Okezone · Minggu 13 Maret 2022 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 13 338 2560878 giat-benahi-transportasi-umum-anies-pamer-kemacetan-di-jakarta-turun-drastis-oXRbUOjV2U.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: IG Anies Baswedan)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan informasi bahwa telah terjadi penurunan peringkat kemacetan di Jakarta.

Dalam postingan di akun Instagram @aniesbaswedan, Sabtu 12 Maret 2022, Anies menulis caption tentang tingkat kemacetan Jakarta saat ini berada di peringkat ke-46. Hal tersebut berdasarkan pengukuran yang dilakukan oleh TomTom Traffic Index. Angka tersebut jauh membaik dari tahun 2017.

“Tomtom Traffic index 2021 menyatakan tingkat kemacetan Jakarta berada di peringkat ke-46. Angka tersebut jauh membaik dari tahun 2017 (peringkat 4 di dunia!).” tulisnya.

Baca Juga:  Anies Prioritaskan Kendaraan Listrik untuk Angkutan Umum di Ibu Kota

Dikutip dari laman resminya www.tomtom.com, pemaparan data TomTom Traffic Index menyebutkan saat ini Jakarta berada pada peringkat 46 dari total 404 kota pada tahun 2021. Pada 2017, Jakarta sempat menduduki peringkat keempat kota termacet di dunia.

Pada 2021, penurunan tingkat kemacetan terlihat di Jakarta. Data menunjukkan waktu perjalanan rata-rata berkurang 2 menit per hari. Pandemi Covid-19 menjadi penyebab atau faktor utama yang menurunkan tingkat kemacetan kota-kota besar di dunia, termasuk Jakarta.

Dalam postingan video di Instagramnya, Anies juga menjelaskan bagaimana kerja keras Pemprov DKI Jakarta dan berkolaborasi dengan masyarakat untuk membuat transportasi kota ini semakin lebih baik.

Baca Juga:  JPOS Phinisi Beroperasi, Anies: Semoga Jakarta Jadi Kota yang Diperhitungkan di Kancah Internasional

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Salah satunya adalah peralihan ke kendaraan listrik, keuntungan yang diperoleh dari kendaraan umum listrik lebih besar, lantaran dapat mengurangi polusi sekaligus mengurai macet.

“Jadi kita ingin kendaraan umum berbasis listrik ini menjadi pengalaman baru bagi masyarakat Jakarta. Bila Anda naik dan bisnya berbasis listrik maka anda tahu, bahwa kendaraan ini tidak menyumbang polusi udara. Kendaraan ini memberikan pengalaman yang baru dan kita mendorong nantinya lebih banyak lagi kendaraan-kendaraan berbasis listrik untuk umum,” tutur Anies dalam video tersebut.

Hadirnya kendaraan umum listrik ini, berupaya dalam mengatasi persoalan emisi karbon dan pengurangan jumlah kendaraan pribadi secara bersamaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini