Share

Komnas HAM Turun Tangan Terkait Kematian Tahanan Satnarkoba Polres Jaksel

Ari Sandita Murti, Sindonews · Rabu 16 Maret 2022 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 16 338 2562524 komnas-ham-turun-tangan-terkait-kematian-tahanan-satnarkoba-polres-jaksel-Nj1S7pR2aO.jpg Ilustrasi (Foto : Staff Photographer)

JAKARTA - Ketua Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Wahyu Pratama Tamba mengatakan, telah bertanya ke polisi tentang kematian tahanan Satnarkoba Polres Jakarta Selatan (Jaksel), Freddy NS (33) yang tewas di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, yang mana dinilai keluarga Freddy ada kejanggalan dalam kematiannya itu.

"Kami berkesempatan memintai keterangan personel Satnarkoba Polres Jaksel dan lainnya. Disampaikan apakah ada tindak kekerasan saat di tahan, disebutkan tak ada," ujarnya saat dibubungi, Rabu (16/3/2022).

Menurutnya, polisi menyebutkan kalau kematian Freddy itu karena sakit dan Freddy sudah sempat diupayakan di rujuk ke rumah sakit sebelum kematiannya beberapa kali, tapi Komnas HAM pun bakal menelusuri lebih lanjut terkait hal itu pada pihak tim medis nantinya.

Sejauh ini, Komnas HAM bakal menerima berbagai keterangan dari pihak dan temuan di lapangan hingga akhirnya bakal disimpulkan tentang kematian Freddy.

"Almarhum pernah sempat beli obat, punya ketersediaan obat selama dua bulan, mungkin juga penting kami dalami nanti. Kalau dibutuhkan, kami akan meminta secara resmi CCTV juga yang di dalam rutan," tuturnya.

Dia menambahkan, manakala ada kekurangan, Komnas HAM bakal meminta dan melihat rekaman CCTV di rutan Polres Jakarta Selatan guna menelusuri lebih lanjut tentang kematian Freddy. Namun, sejauh ini keterangan dari pihak kepolisian sudah dinilai lengkap sehingga belum ada kebutuhan untuk melihat CCTV di dalam rutan.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini