Share

Saat Anies Mengantre Panjang untuk Makan Pecel Lele di Pinggir Jalan

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 24 Maret 2022 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 338 2567332 saat-anies-mengantre-panjang-untuk-makan-pecel-lele-di-pinggir-jalan-FNSVTOW7L4.jpg Anies Baswedan/ MPI

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menceritakan pengalamannya saat memesan makanan di salah satu warung pinggir jalan pada malam hari.

 (Baca juga: Cerita Anies soal UMKM Pinggir Jalan: Hendak Tawarkan IUMK Malah Dikira Mau Menggusur)

Pengalaman uniknya tersebut ia bagikan dalam webminar March Festival Road to Digital Innovation Awards 2022 yang diselenggarakan MNC Portal, Kamis (24/3/2022).

Saat itu, Anies mendatangi salah satu warung kaki lima jual pecel lele pada malam hari untuk memesan makan.

Ia menunggu penjual tersebut namun pesanan pecel lele nya tak kunjung datang. Padahal Anies Baswedan menunggu di warung tersebut hanya bersama dua atau tiga orang saja.

"Lalu saya tanya pak ini masih lama. Terus dia mendatangi pemilik warung pecel lele. Mohon maaf pak Gub, ini terlanjur antriannya sudah panjang pak Gub," cerita Anies Baswedan.

Rupanya kata Anies di samping warung pecel lele tersebut banyak ojek-ojek yang delivery. Sehingga walaupun warung pecel lele pinggir jalan tapi customer nya bukan hanya makan di tempat (dine in) saja tapi juga customer yang delivery (pesan online melalui aplikasi).

Mengapa itu bisa terjadi? Anies menjelaskan karena para pelaku usaha mikro dan ultra mikro tersebut tersambung dengan pasar digital, dia punya alatnya, ada infrastruktur nya, lalu dari sisi pemerintah menyiapkan izin usaha dan NPWP-nya.

"Ini yang harus kita dorong terus, agar mereka masuk ke perekonomian digital, sehingga mereka menjadi terbawa dalam gelombang pertumbuhan yang sangat besar di sektor digital. Betapa perluasan cakupan dari digital ekonomi dan inovasi inovasi di bidang digital harus kita ikuti dengan relaksasi kebijakan," kata Anies Baswedan.

Pemprov DKI Jakarta disebutkan Anies Baswedan selalu berupa memberikan keadilan bagi masyarakat Jakarta agar dapat bertahan hidup dan mengembangkan ekonomi mereka dengan berbagai kebijakan insentif di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Kalau dulu orang mengurus IUMK, kalau kemarin kita menawarkan IUMK, keliling membagikan izin usaha agar semua tumbuh berkembang," pungkas Anies Baswedan yang mengusung kota Jakarta sebagai kota kolaborasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini