Share

Wajib Lapor, Dea Onlyfans Minta Maaf

Bachtiar Rojab, MNC Media · Senin 28 Maret 2022 18:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 28 338 2569256 wajib-lapor-dea-onlyfans-minta-maaf-NeW52ayTIN.jpg Tersangka kasus pornografi Dea Onlyfans. (Bachtiar Rojab)

JAKARTA - Gusti Ayu Dewanti alias Dea Onlyfans yang merupakan tersangka kasus video porno mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (28/3/2022) sore. Pemanggilan tersebut terkait keputusan kepolisian yang mewajibkannya untuk melapor selama dua kali seminggu.

Usai melapor, Dea memberikan pernyataan terkait kasusnya. Ia meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegaduhan video porno yang telah ia buat.

"Saya juga ingin meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena sudah membuat kegaduhan yang terjadi di mana-mana," ujar Dea kepada wartawan, Senin (28/3/2022).

Menurut Dea, dia hanya ingin menjalani proses hukum yang ada, dengan melakukan tindak kooperatif kepada pihak kepolisian. Ia pun mencoba tegar dan belajar atas kasus yang menimpanya.

"Di sini saya hanya ingin kooperatif menjalani proses hukum yang ada, saya juga berusaha untuk lebih tegar lagi menghadapi segala masalah ini ke depannya gimana," ujarnya.

Dea melanjutkan, ia memohon kepada masyarakat Indonesia agar dirinya diringankan serta diberi ketegaran selama masa proses hukum yang sedang berjalan.

"Saya cuma minta doanya agar saya diberi ketegaran dan masalah ini agar cepat selesai selebihnya saya limpahkan kepada Kuasa hukum saya," tuturnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan Gusti Ayu Dewanti alias Dea Only fans menjadi tersangka dalam kasus pornografi. Namun, Dea tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor seminggu dua kali yaitu Senin dan Kamis.

Kuasa Hukum Dea, Herlambang mengatakan, Dea hanya dikenakan wajib lapor dengan alasan sangat koperatif sehingga tidak dilakukan penahanan. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah Dea masih duduk dibangku kuliah sehingga masih membutuhkan waktu untuk belajar.

”Iya betul, sampai hari ini diwajibkan untuk wajib lapor 2 kali, untuk kedepannya masih menungu proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Herlambang, Senin (28/3/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini