Share

Pembacok Pelajar hingga Tewas Ternyata Siswa Drop Out

Nandha Aprilia, MNC Media · Kamis 31 Maret 2022 07:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 31 338 2570685 pembacok-pelajar-hingga-tewas-ternyata-siswa-drop-out-TqPRPiPxo6.jpg Polisi tangkap pelaku pembacokan pelajar hingga tewas (Foto : MPI)

TANGERANG,- Polisi mengungkap dari 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus tawuran yang mnenewaskan 1 pelajar di Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Salah satunya berinisial SG yang tercatat sebagai siswa drop out (DO).

"Kalau berdasarkan keterangan dari guru mereka, satu orang ini baru saja dikeluarkan karena membuat masalah di sekolah. Tapi masih sering ketemu dengan temannya yang lain," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin, Kamis (31/3/2022).

Sebelumnya diketahui, Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengamankan 24 orang dari kejadian ini.

Kemudian, 3 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan dua orang diantaranya berinisial S dan MA yang merupakan pelajar di sekolah yang sama dengan korban MR di MTS 6 Tangerang.

"Sebelumnya dari 24 orang yang diamankan, kami tetapkan 3 orang sebagai tersangka dan 2 diantaranya masih dibawah umur," paparnya.

Motif pembacokan ini bermula ketika korban bersama dengan rekannya yang usai lakukan ujian akhir tengah konvoi menggunakan kendaraan roda dua menuju ke dermaga Tanjung Pasir sepulang sekolah.

Pada saat kembali, tak sengaja pihak korban bertemu dengan pihak tersangka di jalan. Dan pada saat itulah, Komarudin menyebut tindak pembacokan itu terjadi.

“Pembacokan dilakukan pengejaran begitu dipepet (dan langsung) dibacok,” paparnya.

Dari hasil introgasi sementara, Komarudin menjelaskan dari pengakuan ketiga tersangka bahwa aksi ini sudah beberapa kali mereka lakukan.

“Dari pengakuan (tersangka) sering. Artinya mereka saling tantang ataupun saling ganggu karena mereka punya tempat nongkrong masing-masing,” ungkapnya.

Nyawa MR tak tertolong setelah mendapat luka bacokan akibat terkena sabetan benda tajam yakni sebilah samurai.

“Korban meninggal dunia atas nama MR 16 tahun mengalami luka bacok ataupun luka (dibagian sebelah kiri kepala),” tuturnya.

Setelah terkena bacokan itu, Komarudin menjelaskan korban dan rekannya oleng hingga akhirnya terjatuh dan menabrak tembok.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini