Share

Bongkar Prostitusi Online di Bogor, 4 Joki Ditangkap

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 01 April 2022 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 338 2571535 bongkar-prostitusi-online-di-bogor-4-joki-ditangkap-AGwIy1EBnO.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BOGOR - Satreskrim Polresta Bogor Kota menangkap empat tersangka dalam pengungkapan kasus prostitusi online yang berada di Kota Bogor. Para tersangka ini berperan sebagai joki yang menawarkan wanita muda kepada pria hidung belang.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, keempat tersangka yang semuanya pria itu yakni OY, AM, IC dan LE. Mereka ditangkap petugas pada Rabu 30 Maret 2022.

"Karena sudah meresahkan dan menjadi penyakit masyarakat dan ada beberapa hunian hotel yang terganggu dengan adanya prostitusi online. Kita melakukan pengamanan. Kita amankan empat orang yang diduga memperjual belikan wanita di salah satu hotel di Kota Bogor," kata Dhoni, Jumat (1/4/2022).

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka ini berperan menawarkan wanita kepada pria hidung belang melalui aplikasi pertemanan MiChat. Setelah mendapatkan pelanggan, tersangka mengarahkan ke hotel yang sudah ditentukan di wilayah Kota Bogor.

"Peran mereka yang mengakomodir para tamu, kemudian mengarahkan ke wanita- yang sudah ada di hotel. Namanya joki yang menawarkan, mencari tamu, dan menentukan lokasi atau kamar yang sudah ditentukan mereka. Transaksi menggunakan MiChat. Karena mereka sudah kebiasaan, kalau sudah berjanjian menggunakan whatsapp," jelasnya.

BACA JUGA:PSK Online hingga Sejoli Mesum Terjaring Operasi Penyakit Masyarakat Jelang Ramadan di Malang 

Adapun para wanita muda yang dijual pelaku berkisar Rp 600 ribu sampai Rp 900 ribu untuk sekali kencan dengan usia korbannya sekitar 19 sampai 25 tahun. Atas perbuatannya, keempat tersangka diancam Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancamam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

"Kita amankan tiga orang (wanita) dan rata-rata mereka tidak memiliki pekerjaan. Kita tetapkan mereka sebagai korban dan saksi," pungkasnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(wal)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini