Share

Penggelola TPS Ilegal di Tangerang Ditetapkan Tersangka, KLHK: Tak Boleh Dibiarkan

Isty Maulidya, Okezone · Sabtu 02 April 2022 08:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 02 338 2571967 penggelola-tps-ilegal-di-tangerang-ditetapkan-tersangka-klhk-tak-boleh-dibiarkan-s2SAIDYvbA.jpg Dirjen Gakkum LHK Rasio Ridho Sani (Foto: istimewa)

TANGERANG - Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) LHK menetapkan 3 tersangka atas kasus pengelolaan sampah ilegal di bantaran Sungai Cisadane, Tangerang. Pengelolaan sampah tersebut diduga terkontaminasi limbah B3 yang seharusnya dikelola secara khusus.

“Berdasarkan bukti-bukti dan pemeriksaan saksi, penyidik Gakkum LHK telah menetapkan T (43), MS (59) dan G (52) sebagai tersangka dari kasus pengelolaan sampah ilegal di Kota Tangerang,” ujar Direktur Jenderal Gakkum, Rasio Ridho Sani dalam keterangan pers pada Sabtu (2/4/2022).

Rasio mengatakan bahwa penyidikan untuk pengelolaan sampah ilegal di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang dilakukan berdasarkan informasi yang didapat dari pengaduan LSM SAIH kepada Walikota Tangerang. Penyidikan akan terus dikembangkan untuk mendalami siapa saja yang terlibat dan bertanggung jawab dalam kasus ini.

“Pengelolaan sampah ilegal tidak boleh dibiarkan. Pembuangan sampah ilegal yang berada di bantaran sungai seperti ini tidak hanya mencemari lingkungan, namun juga rawan mengalami longsor saat musim hujan," lanjutnya.

Baca juga: Muncul Tempat Sampah Liar di Pasar Sumberlawang Sragen, Baunya Menyengat

Rasio juga menegaskan bahwa penindakan kasus ini harus menjadi pembelajaran dan peringatan bagi penanggung jawab dan pengelola sampah, termasuk pemerintah daerah untuk menghentikan pengelolaan atau pembuangan sampah ilegal. Terlebih lagi, tindakan ini sudah mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Baca juga: Baru Diresmikan, Alun-Alun Kota Depok Sudah Dikeluhkan Warga soal Sampah

Berdasarkan Pasal 98 dan/atau Pasal 99 Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, penanggung jawab dan/atau pelaku pengelolaan sampah ilegal diancam hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp 15 miliar.

Sebelumnya diketahui bahwa sebanyak 6 TPS ilegal di Kota Tangerang disegel oleh KLKH pada 23 September 2021 lalu. Penyegelan tersebut dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat mengenai aktivitas di TPS tersebut. Selain itu, aktivitas pembuangan sampah di tempat tersebut sangat dekat dengan bibir sungai sehingga berpotensi mencemari air sungai Cisadane.

Baca juga: Spanyol Tangkap Sindikat Pengimpor Sampah Ilegal ke Indonesia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini