Share

Ada Indikasi Pelajar Dibayar untuk Ikut Demo 11 April

Nandha Aprilia, MNC Media · Senin 11 April 2022 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 338 2577256 ada-indikasi-pelajar-dibayar-untuk-ikut-demo-11-april-OLy8h4y8qD.jpg Sebanyak 86 pelajar di Tangerang diamankan polisi saat hendak ikut demo 11 April (Foto: MPI)

TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota menyebut adanya indikasi para pelajar mendapat bayaran untuk ikut aksi demo Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang diselenggarakan hari ini, Senin (11/4/2022).

Diketahui Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengamankan 86 pelajar di bawah umur. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin menuturkan bahwa setelah lakukan pemeriksaan, didapati adanya indikasi ajakan terhadap para pelajar.

“Yang mereka berangkat ke Jakarta setelah kami dalami isi di hp nya memang ajakan,” ujarnya di Polres Metro Tangerang Kota, Senin (11/4/2022).

“Sejauh ini masih kita periksa diskusi perbincangan di hp nya ya,” tambahnya.

Komarudin pun mengaku dari hasil pemeriksaan tersebut juga didapati beberapa ajakan menyinggung perihal bayaran.

“Ya memang ada bahasa-bahasa uang, itu ada. Ada beberapa ada yang tidak ada uang, dan ada yang mengatakan akan menjamin nanti akan diberikan uang dan terus akan kita dalami,” ujarnya.

Untuk bayaran sendiri, Komarudin menjelaskan bagi para pelajar yang menyetujui terkait bayaran ini nantinya akan mendapat jaminan dengan kisaran uang puluhan ribu.

“Besarannya hanya bisa dikatakan jaminan saja. Kalau disampaikan sih hanya kisaran puluhan ribu,” paparnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Terkait koordinasinya sendiri, Komarudin menjelaskan para pelajar tersebut lakukan komunikasi lewat WhatsApp dan jejaring aplikasi pesan singkat lainnya.

Pada saat diamankan, sebagian besar para pelajar diamankan ketika saat naik angkot bahkan ada yang tertangkap ketika sedang menunggu rekan-rekannya. “Ada yang naik angkot, ada yang menumpang, ada yang masing menunggu kawan-kawannya, ini yang kita amankan,” paparnya.

Dari hal tersebut, dengan tegas dia akan terus menelusuri kasus ini. Pihaknya pun menyayangkan terjadinya hal demikian terhadap para pelajar.

“Ini yang sedang kami telusuri siapa yang ajak mereka, sehingga sangat disayangkan anak-anak seusia mereka terutama pelajar diajak untuk lakukan aktivitas ke Jakarta,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini