Share

Ngeri! Remaja di Cengkareng Kena Hipnotis, Handphone dan Motor Raib

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 20 April 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 338 2582311 ngeri-remaja-di-cengkareng-kena-hipnotis-handphone-dan-motor-raib-yWi5bhncwt.jpg Pelaku saat menghipnotis korban (foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Seorang remaja berinisial MR (15) menjadi korban pencurian dengan cara dihipnotis. Sepeda motor dan handphone milik korban raib disikat pelaku.

Kejadian itu terjadi di Jalan Haji Abdul Hamid Jalan Haji Abdul Hamid, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (17/4/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Adapun aksi pelaku tersebut terekam kamera pengawas dan viral di media sosial setelah akun instagram @jurnalis169 mengunggahnya pada Selasa (19/4/2022).

 BACA JUGA:3 Pelaku Hipnotis di Makassar Dibekuk Polisi, Rugikan Korban Puluhan Juta Rupiah

"WASPADA Aksi Pencurian Motor Modus Hipnotis Marak Jelang Lebaran," tulisnya dalam caption.

Dihubungi terpisah, Ayah korban bernama Sihabudin (66) menceritakan, saat kejadian, anaknya hendak disuruh ibunya berbelanja di sebuah warung yang berjarak 100 meter dari rumahnya.

 BACA JUGA:Warga Bali Dihipnotis, Emas dan Uang Rp400 Juta Raib

Saat berada di warung, kemudian anaknya dihampiri pelaku. Pelaku langsung mengajak ngobrol anaknya dan meminta jaringan hotspot.

"Dia pura-pura akrab sama anak saya. Anak saya bilang ga ada (hotspot) itu. Terus tukang sayur dia (pelaku) pura-pura lagi minta korek api ke warung dikasih tuh korek," ujarnya dikonfirmasi Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sihabudin melanjutkan, saat itu mulailah pelaku melakukan aksi hipnotis kepada anaknya. Usai meninggalkan warung, pelaku meminta anaknya untuk dibonceng di dekat perempatan pos.

"Anak saya lugu, akhirnya dibonceng kan tuh si pelaku. Kurang lebih 50 meter jalan, anak saya berhenti pas di depan pos RW, setelah itu dia sambil ngobrol minta alih fungsi tadinya anak saya yang boncengin akhirnya dia si pelaku yang bawa motor," ungkapnya.

Dikatakan Sihabudin, anaknya tidak menyadari bahwa telah dibawa pelaku sampai ke daerah Cipondoh, Kota Tangerang. Pelaku kata dia meminta anaknya untuk belanja di sebuah minimarket untuk membeli air mineral.

"Sampai di Alfa kata petugas ga ada saldo (kartu e-money yang diberikan pelaku ke anaknya) saldonya sisa Rp2 ribu, anak saya dikasih kartu gitu. Ketika balik motor udah ga ada, hapenya juga udah lenyap. Mungkin pas di pos RW itu hapenya udah sama si pelaku," ungkap ayah korban.

Usai kejadian itu, anaknya kemudian sadar dan menangis karena merasa ditipu. Kemudian datang seorang ibu-ibu yang menolongnya.

"Dikasih uang 50 ribu sama ibu-ibu buat pulang ongkos. Nah pulang tuh anak saya sambil dicariin grab. Jam 12an baru sampe rumah," ucapnya.

Sihabudin menuturkan dirinya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian pada Senin (18/4/2022). Ia meminta agar kasus ini segera terungkap.

"Karena TKP di Cipondoh anak saya suruh lapor ke Cipondoh, tapi saya sudah lapor ke Polsek Cengkareng sudah, cuma buat laporan hape aja di sana ada keterangan ada hape sama motor Beat," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini