Share

Festival Malam Takbiran di JIS, Pemprov DKI Batasi Hanya 300 Orang

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 22 April 2022 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 22 338 2583278 festival-malam-takbiran-di-jis-pemprov-dki-batasi-hanya-300-orang-FhO7tZPma7.jpg JIS (Foto : Antara)

JAKARTA - Kepala Bagian Mental Spiritual Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) Pemprov DKI Jakarta, Aceng Zaini mengungkapkan pihaknya akan membatasi kapasitas pengunjung Festival Malam Takbiran yang akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS).

Rencananya kata Aceng Zaini jumlah peserta dibatasi hanya untuk kurang lebih sekitar 300 orang sesuai permintaan BUMD DKI PT Jakarta Propertindo selaku pengelola JIS.

"Tidak boleh banyak, 300 orang nanti dibatasi saja. Kalau sudah melebihi kapasitas, kami sesuaikan," ujar Aceng, Kamis (21/4/2022).

Ia menjelaskan Festival Malam Takbiran ini nantinya akan berisi kegiatan penampilan kreasi beduk dari perwakilan tiap wilayah kota dan kabupaten administrasi di Jakarta.

Acara tersebut kata dia akan dilaksanakan pukul 20.00 - 22.00 WIB.

"Hasil rapat kemarin, tidak terlalu lama, hanya dua jam saja," jelas Aceng Zaini.

Pasalnya kata Aceng di esok harinya JIS akan digunakan untuk Salat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah yang akan diikuti oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sehingga membutuhkan persiapan lebih lanjut.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Gubernur DKI Jakarta telah melaksanakan soft launching Jakarta International Stadium (JIS) pada Rabu (20/4/2022) malam dalam laga final International Youth Championship (IYC) 2021.

"Ini adalah hari bersejarah bagi kita semua. Stadion ini menegaskan bahwa Jakarta sebagai kota megapolitan terbesar di belahan bumi selatan dan sebagai Ibu Kota di ASEAN. Stadion ini diharapkan memberikan masa depan yang cerah, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan penting sejarah bangsa Indonesia," ujar Anies Baswedan.

JIS, kata Anies, menjadi salah satu dari deretan bukti bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar karena mampu mempersembahkan karya kolosal, karya yang tak hanya setaraf nasional, tetapi juga mendunia.

"JIS dibangun dengan semangat mengejar kesempurnaan proses sebuah pembangunan. Selama proses pembangunannya telah mencatat berbagai rekor dalam dunia konstruksi dan akan menjadi tolok ukur baru yang harus dikejar oleh bangsa-bangsa lain di dunia," tambah Anies Baswedan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini