Share

Gubernur Anies Resmikan Tebet Eco Park sebagai Ruang Hijau Publik Ibu Kota

Muhammad Farhan, MNC Portal · Sabtu 23 April 2022 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 338 2584135 gubernur-anies-resmikan-tebet-eco-park-sebagai-ruang-hijau-publik-ibu-kota-Y72AzCv9BU.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (foto: Sindo)

JAKARTA - Gubernur Anies Baswedan mengunjungi pembukaan Tebet Eco Park yang berada di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Anies menjadi sosok penting yang meresmikan ruang hijau publik tersebut karena dinaungi oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut).

Anies meresmikan tempat tersebut sebagai hasil revitalisasi Taman Tebet menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Anies menyampaikan adanya perkembangan teknologi dalam masyarakat urban Ibu kota, alam selalu menjadi korban dari perkembangan zaman.

"Pemanfaatan teknologi telah membuat alam menderita, maka dari itu tanggung jawab kita sekarang menjadi warga urban yang mengembalikan alam menjadi sehat," ujar Anies dalam sambutan peresmiannya, Sabtu (23/4/2022).

 BACA JUGA:Festival Malam Takbiran di JIS, Pemprov DKI Batasi Hanya 300 Orang

Anies menilai kehadiran Tebet Eco Park sebagai jawaban dari bentuk tanggung jawab warga Jakarta yang hendak menyelamatkan alam. Baginya, seluruh makhluk hidup yang ada di Ibu Kota berhak untuk merasakan kehidupan yang nyaman.

"Tidak hanya manusia yang difasilitasi, semua makhluk hidup berhak merasakan kehidupan yang nyaman dan sehat di kota ini. Itulah Tebet Eco Park," tutur Anies menegaskan.

 BACA JUGA:Pemprov DKI Raih Predikat Kepatuhan Tinggi, Anies: Ini Kami Persembahkan untuk Masyarakat

Dalam waktu yang berbeda, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati menyampaikan kehadiran Tebet Eco Park sebagai wujud kesinambungan hubungan timbal balik antara warga dengan alam.

"Tebet Eco Park dapat menjadi model ideal pembangunan taman di Ibu Kota dimana pertumbuhan terjadi sangat pesat dan kehadiran taman sangat diperlukan sebagai ruang interaksi antar warga, dan antara warga dengan alam,” kata Suzi menjelaskan.

Menurut Suzi, konsep Tebet eco park mengusung pengaplikasian vegetasi dan tanggul alami. Selain itu, Eco Park di Tebet tersebut menekankan penerapan teknik soil bioengineering di saluran air yang ada di dalam taman.

"Selain membantu meningkatkan kapasitas tampungan air hujan, pendekatan ini juga menyerasikan kembali saluran air dan taman yang dilaluinya sebagai satu kesatuan ekosistem yang alami. Dengan demikian, kualitas air dapat diperbaiki dan keanekaragaman hayati dapat dipulihkan," tutur Suzi membeberkan.

Sebagai informasi, revitalisasi Taman Tebet merupakan realisasi dari Kegiatan Strategis Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun Taman Maju Bersama dan RTH yang berkualitas bagi warga. Selain menghadirkan Tebet Eco Park, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 2018 telah membangun dan merevitalisasi 377 taman, serta menanam lebih dari 140.000 pohon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini