Share

Atasi Kemacetan Musim Mudik 2022 di Bogor, Polisi Pakai Kode Bendera

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 27 April 2022 04:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 27 338 2585761 atasi-kemacetan-musim-mudik-2022-di-bogor-polisi-pakai-kode-bendera-9SGg0HXVoU.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BOGOR - Jajaran Polresta Bogor Kota membuat parameter volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Bogor, dengan tiga warna bendera selama musim mudik dan libur Lebaran 2022. Bendera tersebut akan terpasang di selepas GT Bogor.

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, ketiga warna bendera yang akan dipasang yakni hijau, kuning dan merah. Fungsinya sebagai parameter petugas apabila ada peningkatan volume kendaraan yang keluar dari GT Bogor.

"Jadi kalau batas kendaraan antre di hijau itu masih aman, masih bisa normal semuanya. Kalau sudah batas kuning berarti nanti sudah ada jalur yang diantisipasi untuk di tutup atau dialihkan," kata Ferdy kepada MNC Portal, Selasa (26/4/2022).

BACA JUGA:Korlantas : Pelanggar Gage di Tol saat Mudik Akan Dikeluarkan ke Jalur Terdekat 

Sedangkan, apabila antrean kendaraan sudah mencapai bendera merah artinya petugas harus sudah melakukan rekayasa lalu lintas. Rekayasa itu bisa dengan pengalihan arus atau yang lainnya.

"Jadi kalau keluar Tol (GT Bogor) kendaraan itu sudah macet itu sudah diindikasi merah berarti jalur sudah harus ke kanan (arah Ekalokasari) enggak boleh, langsung ke kiri (Tugu Kujang). Jadi kalau dari Tugu kujang gak boleh belok kanan, harus lurus dulu seperti itu kira-kira rekayasanya," ungkapnya.

 BACA JUGA:Malam Ini, GT Cikampek Utama 1 hingga Pelabuhan Merak Sudah Ramai Pemudik

Di samping itu, tambah Ferdy, prediksi puncak kepadatan di wilayah Kota Bogor baru akan terjadi H+ Lebaran. Karena, Kota Bogor sedianya bukan jalur utama mudik tetapi lebih kepada jalur wisata.

"Kita perkirakan (puncak kepadatan) Lebaran kedua itu ketika orang wisata, orang silaturahmi. Bukan H- Lebaran karena di sini bukan jalur mudik tapi jadi tujuan wisata orang mau ke Puncak, Kebun Raya, wisata kuliner itu prediksi ya," pungkasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini