Share

Terobos One Way, Ambulans Angkut Wisatawan Menuju Puncak Ditilang Polisi

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 08 Mei 2022 00:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 08 338 2590536 terobos-one-way-ambulans-angkut-wisatawan-menuju-puncak-ditilang-polisi-6UFhpGV9EA.jpg Ambulans ditilang polisi karena kedapatan angkut wisatawan (Foto: Putra R)

BOGOR - Mobil ambulans diduga membawa wisatawan menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor ditilang polisi. Mobil tersebut hendak menerobos sistem one way yang diberlakukan.

Pantauan MNC Portal, peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Terlihat polisi menghentikan mobil ambulans di depan Pospol Simpang Gadog.

BACA JUGA:Viral Suami Istri Berboncengan Motor Kenakan Helm Tabung Gas dan Teko, Warganet: Kompak! 

Polisi sempat terlibat adu mulut dengan pengemudi mobil berinisial MA yang tidak koperatif. Ketika pintu belakang mobil ambulans dibuka, terdapat beberapa orang dan anak-anak sedang duduk di lantai mobil.

Di dalam pun tidak terlihat adanya perlengkapan kesehatan seperti ambulas pada umumnya. Hanya terlihat tumpukan tas, bantal hingga soundsystem.

"Tadi hentikan untuk diberikan pengawalan tadinya. Tapi ternyata setelah diperiksa di dalamnya, bukan orang sakit tapi orang mau berlibur. Sehingga akhirnya kami bawa ambulans ke Pos Gadog dan dilakukan penindakan," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di lokasi, Sabtu (7/5/2022).

Terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi ambulans tersebut. Yakni mulai dari melawan arus, pajak kendaraan mati hingga rotator.

"Hal ini kami lakukan untuk menghindari adanya kecelakaan di dalam proses one way ini. Jangan sampai karena dia menerobos, akhirnya beradu dengan yang arus berlawanan tersebut. Kami cek ini nomor polisi kendaraan sudah lama tidak diperbaharui. Sehingga sementara ini kami lakukan penerapan terhadap UU lalu lintas," katanya.

BACA JUGA:Belasan Ribu Kendaraan Lintasi GT Palimanan per 3 Jam 

Sementara itu, pengemudi mobil berinisial MA mengaku tidak tahu menahu asal usul mobil yang dibawanya. Dirinya hanya disuruh membawa mobil dari Jakarta menuju kawasan Puncak.

"Saya disuruh nyopir doang gak ngerti (asal usul mobil). Bukan mobil saya, gak tau. Tugasnya nyopir doang dari Jakarta ke Puncak. (Penumpang) masih saudara jauh," ucap MA ketika ditanya wartawan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini