Share

Kasus Hepatitis Misterius Muncul di Jakarta, Wagub Ariza Minta Dinkes Lakukan Pengecekan

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Selasa 10 Mei 2022 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 338 2591572 kasus-hepatits-misterius-muncul-di-jakarta-wagub-ariza-minta-dinkes-lakukan-pengecekan-whCeKhhVFA.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pengecekan terkait dengan kemunculan kasus Hepatitis Misterius yang diduga sudah terdeteksi di Jakarta.

"Ya jadi itu sudah kami minta kepada Dinkes untuk lebih berhati-hati dan lebih memperhatikan apa sebenarnya yang terjadi kan masih dalam proses ya. Kita tunggu hasilnya apakah betul dugaan hepatitis akut," kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2022) malam.

BACA JUGA: Kasus Hepatitis Akut Misterius Bertambah Jadi 15, Menko PMK Belum Berencana Tunda PTM 

Ariza menambahkan bahwa Pemprov DKI memberi perhatian khusus atas kasus Hepatitis Misterius tersebut. Pemprov DKI juga terus membantu Pemerintah Pusat dari segi pelayanan kesehatan hingga dokter.

"Sejauh ini ya Jakarta termasuk kota yang baik ya dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bantuan kepada masyarakat juga baik, fasilitas, sarana prasarana sumber daya manusia (SDM) dokter dan lain provinsi yang baik lah kita sebagai ibu kota sejauh ini memang memberi perhatian ya. Termasuk juga dukungan terhadap pemerintah pusat," ujarnya.

Ariza pun berharap tidak ada masalah mendasar atas kemunculan kasus tersebut. Bahkan Ia meminta ke Dinkes DKI agar tidak terjadi lonjakan kasus.

"Tentu kita berharap tidak ada masalah yang mendasar, yang terjadi yang menjadi penyebab kematian, seorang maupun bayi, yang disebabkan oleh hal-hal yang sesungguhnya tidak perlu terjadi, itu harapan kita bersama, jadi sekali lagi kita berharap ini tidak terjadi lagi, Dinkes sedang mengecek kembali apa yang menjadi penyebabnya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Widyastuti melaporkan adanya tiga pasien yang dicurigai terkena hepatitis akut. Ia menyebut ketiga pasien itu merupakan anak-anak yang dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta Pusat.

"Yang terbaru kemarin 3 kasus rujukan dari rumah sakit daerah ke RSCM kebetulan memang usia anak-anak. Jadi polanya seperti apa kita belum berani menyimpulkan tetapi kita mendalami bagaimana kriteria klinis dan epidemiologinya," kata Widyastuti kepada wartawan di Balai Kota.

Lebih lanjut, Widyastuti akan menguatkan sistem deteksi dini dengan penguatan sistem surveilans terhadap kemunculan Hepatitis Misterius. Ia pun meminta masyarakat agar tidak panik.

"Pertama kami ingatkan kami kuatkan sistem deteksi dini kita dengan penguatan sistem surveilans. Jadi ga perlu khawatir, kami insyaallah akan melakukan percepatan intervensi dan melokalisir kasus apabila ada laporan. Kedua, ga perlu panik tapi selalu PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat), cuci tangan dengan air mengalir dan sabun saat usai BAB (Buang Air Besar) dan saat mau makan. Kemudian higien sanitasi lingkungan sekitar," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini