Share

Kemarau Tiba, Berikut Wilayah Berpotensi Krisis Air Bersih di Jakarta

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Selasa 10 Mei 2022 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 338 2591988 kemarau-tiba-berikut-wilayah-berpotensi-krisis-air-bersih-di-jakarta-1B0pPESe5Y.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji memetakan ada 15 Kecamatan yang berpotensi alami krisis air bersih saat musim kemarau. Kendati demikian, tahun ini BMKG belum mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk wilayah yang lebih spesifik di Jakarta.

"Apabila merujuk pada peringatan dini kekeringan meteorologis yang pernah dikeluarkan oleh BMKG pada tahun 2019, kala itu terdapat 15 kecamatan yang masuk ke dalam daerah rawan terjadi kekeringan yakni Jakarta Pusat (Menteng, Gambir, Kemayoran, Tanah Abang), Jakarta Utara (Cilincing, Tanjung Priok, Koja, Kelapa Gading, Penjaringan), Jakarta Selatan (Tebet, Pasar Minggu, Setiabudi), dan Jakarta Timur (Makasar, Pulogadung, Cipayung)," kata Isnawa di Jakarta, Selasa (10/5/2022).

BACA JUGA:Musim Kemarau, BPBD DKI Imbau Masyarakat Hemat Air 

Kemudian, Isnawa yang juga eks Plt Walikota Jakarta Selatan itu menyebut bahwa 3 wilayah Kecamatan belum terlayani jaringan perpipaan air bersih. "Selain itu, daerah-daerah yang belum terlayani oleh jaringan perpipaan air bersih juga perlu diwaspadai seperti di Kecamatan Jagakarsa, Pasar Minggu dan sebagian wilayah Kecamatan Cilandak," ujarnya.

Lebih lanjut, Isnawa menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan saat musim kemarau. Ia menyebut akan menerjunkan tim khusus apabila kondisi semakin tidak memungkinkan.

"BPBD akan terus memantau perkembangan kondisi meteorologis dalam memasuki musim kemarau ini. Tim khusus dapat sewaktu-waktu diaktifkan apabila terjadi kekeringan yang berdampak langsung ke masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi antar OPD dan stakeholders terus kami perkuat dalam mengantisipasi hal tersebut," tuturnya.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Minta Antisipasi Karhutla saat Musim Kemarau, Ini Langkah Polri 

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat waspada karena mulai memasuki musim kemarau.

Isnawa mengatakan, untuk mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau, pihaknya berkoordinasi dengan wali kota dan bupati untuk menghitung kebutuhan air bersih, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah rawan kekeringan dan bagi wilayah yang belum terlayani jaringan air bersih. 

“Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan PAM Jaya akan menyiagakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile dan juga mobil-mobil tangki air agar siap memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta saat terjadi kekeringan,” kata Isnawa.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini