Share

BPBD DKI Jakarta Pantau 15 Daerah Berpotensi Kekeringan Selama Kemarau, Ini Daftarnya

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Selasa 17 Mei 2022 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 338 2595436 bpbd-dki-jakarta-pantau-15-daerah-berpotensi-kekeringan-selama-kemarau-ini-daftarnya-5mx5opcdUr.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta terus memantau perkembangan musim kemarau yang tengah melanda Ibu Kota hingga saat ini.

Di sisi lain, BMKG belum mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk wilayah yang lebih spesifik di Jakarta.

Meski demikian merujuk pada peringatan dini kekeringan meteorologis yang pernah dikeluarkan oleh BMKG pada 2019 lalu, kala itu terdapat 15 kecamatan yang masuk ke dalam daerah rawan terjadi kekeringan.

Baca juga: BPBD DKI Jakarta Siapkan Tim Khusus Atasi Dampak Musim Kemarau

Ke-15 daerah yang berpotensi rawan kekeringan di Jakarta di antaranya:

Jakarta Pusat

Menteng, Gambir, Kemayoran, dan Tanah Abang

Jakarta Utara

Cilincing, Tanjung Priok, Koja, Kelapa Gading, dan Penjaringan

Baca juga: BPBD DKI Jakarta Siapkan Air Baku dari Waduk Antisipasi Krisis Air saat Kemarau

Jakarta Selatan

Tebet, Pasar Minggu, dan Setiabudi

Jakarta Timur

Makasar, Pulogadung, dan Cipayung.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan saat musim kemarau.

Ia pun menyebut pihaknya akan menerjunkan tim khusus apabila kondisi semakin tidak memungkinkan.

"BPBD akan terus memantau perkembangan kondisi meteorologis dalam memasuki musim kemarau ini. Tim khusus dapat sewaktu-waktu diaktifkan apabila terjadi kekeringan yang berdampak langsung ke masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi antar OPD dan stakeholders terus kami perkuat dalam mengantisipasi hal tersebut," kata Isnawa saat dihubungi, Selasa (17/5/2022).

Isnawa mengimbau masyarakat guna menghemat air, mulai dari bijak dalam penggunaan hingga matikan keran jika tidak terpakai.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Antisipasi Karhutla saat Musim Kemarau, Ini Langkah Polri

"Matikan keran jika tidak dipakai, Memastikan tidak adanya kebocoran pada peralatan pipa, keran dan penampungan air, Bijak dalam penggunaan air untuk kebutuhan rumah tangga, dan Menampung air hujan," ujarnya.

Baca juga: Jokowi Minta Masyarakat Hati-Hati Musim Kemarau

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat waspada karena mulai memasuki musim kemarau.

Isnawa mengatakan, untuk mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau, pihaknya berkoordinasi dengan wali kota dan bupati untuk menghitung kebutuhan air bersih, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah rawan kekeringan dan bagi wilayah yang belum terlayani jaringan air bersih.

“Dinas Sumber Daya Air dan PAM Jaya akan menyiagakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile dan juga mobil-mobil tangki air agar siap memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta saat terjadi kekeringan,” kata Isnawa.

Baca juga: BMKG: Puncak Musim Kemarau di DKI Jakarta Terjadi Pada Juli 2022

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini