Share

Dea OnlyFans Hamil Berharap Kejaksaan Tak Lakukan Penahanan

Riana Rizkia, MNC Portal · Selasa 17 Mei 2022 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 338 2595449 dea-onlyfans-hamil-berharap-kejaksaan-tak-lakukan-penahanan-RPc26ydH5b.jpg Dea OnlyFans usai menjalani wajib lapor di Polda Metro (Foto: MPI)

JAKARTA - Gusti Ayu Dewanti alias Dea Onlyfans menyambangi Polda Metro Jaya guna menjalankan wajib lapor atas kasus pornografi yang menjeratnya pada hari ini, Selasa (17/5/2022).

Kuasa hukum Dea, Abdillah Syarifudin mengungkapkan bahwa kliennya tengah hamil dengan usia kandungan 23 minggu. Sehingga, ia pun meminta agar Dea tak ditahan oleh pihak kejaksaan.

"Ini juga kami sampaikan ke pihak kepolisian. Kami juga titip pesan ke Kejaksaan nanti harapanya semoga tidak ditahan di kejaksaanya," kata Abdillah.

Menurut Abdillah, banyak faktor yang mesti diperhatikan saat kehamilan. "Melihat faktor-faktor itu tadi. Masih perlu perawatan, cek up dan lain-lain," ucapnya.

Baca juga: Dipanggil Polisi Soal Video Porno Dea OnlyFans, Marshel Widianto: Saya Gak Deg-degan

Abdillah menjelaskan, saat ini Dea tengah mengalami mual-mual dan nyeri punggung akibat kehamilannya. Ia pun meminta kehamilannya menjadi pertimbangan, baik dari kepolisian maupun pihak kejaksaan.

Sebelumnya, Dea OnlyFans telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi, dia ditangkap jajaran Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di Malang, Jawa Timur pada 24 Maret 2022.

Baca juga: Soal Konten Video Porno, Ketum DPP LBH Perindo: Pemerintah Harus Konsisten

Meski berstatus tersangka, polisi tidak melakukan penahanan. Dea hanya dikenakan wajib lapor lantaran berstatus sebagai mahasiswa.

Dea dijerat dengan Pasal 27 Ayat (1) Juncto Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 4 Ayat (1) Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 4 Ayat (2) Juncto Pasal 30 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 dan atau Pasal 9 Juncto Pasal 35 dan atau Pasal 10 Juncto Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Baca juga: Soal Dea Onlyfans, Ketum DPP LBH Perindo: Undang-Undang Pidana Berlaku

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini