Share

Kapasitas Penumpang KRL Jabodetabek Kini Capai 80 Persen

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 19 Mei 2022 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 338 2596498 kapasitas-penumpang-krl-jabodetabek-kini-capai-80-persen-sBrrc6CkI8.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan bahwa kapasitas penumpang kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek kini dapat terisi 80 persen sesuai dengan aturan baru dari pemerintah melalui Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 57 Tahun 2022.

"KAI Commuter mulai (18/5) menjalankan operasi dan layanan KRL dan KA Lokal sesuai aturan terbaru dari pemerintah yaitu Surat Edaran Kemenhub Nomor 57 tahun 2022. Dalam aturan tersebut, kereta komuter di wilayah aglomerasi termasuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta – Solo diperkenankan melayani pengguna hingga 80% dari kapasitas atau sebanyak 130-135 pengguna per kereta. Ini merupakan peningkatan setelah sebelumnya hanya melayani 60% dari kapasitas," kata Anne dalam keterangannya dikutip Kamis (19/5/2022).

"Sedangkan untuk kapasitas pengguna KA-KA Lokal perkotaan di wilayah Merak, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya diatur jumlah pengguna paling banyak 100% sesuai kapasitas. Meskipun terdapat aturan perjalanan yang lebih fleksibel sejalan dengan penanganan pandemi Covid-19 yang membaik, seluruh pengguna tetap perlu mengikuti aturan dan protokol kesehatan yang berlaku," tambahnya.

Baca juga: Naik KRL Wajib Pakai Masker

Meski kapasitas bertambah jadi 80 persen, Anne menekankan bahwa seluruh pengguna wajib mengenakan masker dan tetap menjaga jarak saat duduk maupun berdiri ketika di dalam rangkaian kereta.

Baca juga: Kapasitas Penumpang KRL Ditingkatkan, Anker Siap Dempet-dempetan Lagi!

"Seluruh pengguna wajib memakai masker dengan benar hingga menutup hidung, mulut dan dagu secara sempurna sesuai dengan aturan. Para pengguna juga wajib menunjukan sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan sertifikat vaksin secara manual kepada petugas. KAI Commuter juga terus mengimbau untuk tetap jaga jarak saat duduk di kursi KRL maupun saat berdiri di dalam perjalanan KRL serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah naik kereta," ujarnya.

Anne mengatakan KAI Commuter juga memberlakukan aturan-aturan tambahan lainnya dalam menggunakan KRL yaitu larangan berbicara secara langsung maupun melalui telepon selama berada di dalam perjalanan.

"Untuk pengguna yang membawa anak-anak khususnya balita, kami imbau untuk menghindari kepadatan saat hendak menggunakan KRL. Petugas juga akan mengatur pergerakan pengguna anak-anak yang akan menggunakan KRL, selama tidak terlalu padat petugas akan mengizinkan untuk naik KRL," ucapnya.

Anne menyebut operasional KRL Jobodetabek tetap beroperasi mulai pukul 04.00–24.00 WIB dengan 1.053 perjalanan per harinya. Sementara itu untuk operasional KRL Yogyakarta – Solo juga tetap beroperasi dengan 24 perjalanan KRL per harinya saat weekend dan hari libur mulai pukul 05.00–20.17 WIB, dan 20 perjalanan per hari saat weekday mulai pukul 05.00–18.30 WIB.

Lebih lanjut, petugas akan selalu melakukan pengendalian jumlah pengguna KRL yang dapat masuk ke kereta dengan melakukan penyekatan pengguna terutama di jam-jam sibuk.

"Untuk menghindari kepadatan di jam-jam sibuk, pengguna KRL dihimbau menggunakan aplikasi KRL Access agar dapat memantau informasi kepadatan di stasiun, mengetahui posisi real time KRL dan jadwal perjalanan. Sementara untuk merencanakan perjalanan dengan KA Lokal, mulai dari pemesanan dan pembelian tiket serta melihat jadwal dan ketersediaan tiket para pengguna dapat mengakses aplikasi KAI Access," tuturnya.

Baca juga: Sambut Masa Endemi, KCI Siapkan 1.053 Perjalanan KRL/Hari

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini