Share

Pembunuh Hijaber Lakukan Aksinya dengan Sadar: Saya Tahu Risikonya

Nur Khabibi, MNC Portal · Kamis 19 Mei 2022 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 338 2596788 pembunuh-hijaber-lakukan-aksinya-dengan-sadar-saya-tahu-risikonya-jGGGRmoCM9.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pendalaman pembunuhan hijaber cantik, Dini Nurdiani (26) oleh Neneng Umaya (24) masih berlanjut. Terbaru, polisi menyatakan pelaku melakukan aksinya dengan sadar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, kesimpulan itu ia dapatkan setelah melakukan komunikasi dengan tersangka secara langsung.

"Tersangka melakukan ini semua secara sadar. Tersangka tidak alami gangguan kejiwaan. Murni hanya karena sakit hati," kata Zulpan saat konferensi pers di Kantor Polda Metro Jaya, Kamis (19/5/2022).

Zulpan melanjutkan, saat pemeriksaan pelaku juga menyatakan sudah mengetahui konsekuensi dari tindakannya yang melanggar hukum tersebut.

"Dengan tegas disampaikan tadi (saat pemeriksaan) 'saya tahu risikonya'," tutur Zulpan meniru ucapan tersangka.

Sebelumnya, Polisi bakal memeriksakan kejiwaan Neneng Umaya (24), pelaku pembunuhan sadis terhadap hijaber cantik Dini Nurdiani (26). Aksi sadis pelaku dinilai tidak wajar.

Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, pihaknya bakal melakukan tes kesehatan dan psikologis guna memastikan apakah pelaku memiliki gangguan kejiwaan atau tidak.

Polisi ingin mengetahui apakah pelaku dalam melakukan perbuatannya sadar atau tidak.

"Nanti kita akan mengecek kejiwaan tersangka," ujar Kompol Ardhie kepada wartawan, Sabtu (14/5/2022).

Polisi menangkap tersangka pada Jumat 13 Mei 2022, atau tak lama setelah aksi sadisnya membunuh korban. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena terbakar api cemburu lantaran suaminya memiliki kekasih gelap yang diduga adalah korban.

Aksi tersangka tergolong sadis dan melakukan pembunuhan seorang diri. Sebelum bertemu korban, pelaku sudah mempersiapkan sejumlah alat yang akan digunakan membunuh korban.

"Tersangka melakukan (pembunuhan) sendiri, tanpa dibantu orang lain. Dia ini sudah menyiapkan linggis, pisau dapur, dan pisau penggunting rumput (untuk menghabisi korban)," tuturnya.

Setelah bertemu korban, tersangka lalu mengeluarkan linggis dari tas yang dibawanya dan memukul bagian kepala belakang korban hingga terjatuh. Tersangka kemudian menusukkan beberapa kali linggis itu ke bagian tubuh korban.

"Namun NU melihat korban masih bernapas. Lalu ditusuk menggunakan gunting rumput," jelas Kompol Ardhie.

Setelah memastikan korban tewas, jasad Dini ditinggalkan begitu saja di lokasi kejadian, kawasan Perumahan Grand Citra Cibubur, Jatisampurna, Bekasi. Sedangkan bukti yang dipakai pelaku untuk membunuh korban dibuang di semak-semak sekitar lokasi.

"Tersangka sempat ganti baju (yang telah disiapkan sebelumnya), karena pakaian dia penuh dengan darah korban," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini