Share

Ada Demo 21 Mei, Penjual Kopi Starling Raup Keuntungan

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 21 Mei 2022 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 21 338 2597978 ada-demo-21-mei-penjual-kopi-starling-raup-keuntungan-NgevtwSRIV.jpg Pedagang kopi di tengah demo (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat diramaikan oleh massa aksi dari Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak). Kesempatan tersebut diambil oleh pedagang yang berjualan di tengah aksi.

Nafiyah (42) salah satu penjaja kopi di Jakarta Pusat yang mengambil kesempatan demo ini sebagai ladang keuntungan jualannya. Di tengah siang hari yang panas, ia rela menggelar dagangannya.

Dengan membawa termos dan keranjang dalam kondisi penuh dengan jualannya, ia mencari rezeki dengan menawarkan dagangannya untuk para massa aksi. Alhasil, massa langsung memborong dagangannya.

Wanita asal Sampan, Jawa Timur ini mengaku sudah berjualan di Kawasan Jakarta Pusat ini selama 7 tahun. Ia tinggal bersama anaknya di salah satu kontrakan di daerah Harmoni, Jakarta Pusat.

Baca juga: Demo 21 Mei, Massa Aksi di Patung Kuda Nyanyikan Lagu Buruh Tani Versi Koplo

Dengan penghasilannya yang bisa menyentuh Rp200 ribu per hari, hingga sore hari ini, penghasilannya menyentuh angka Rp500 ribu. Jumlah tersebut lebih dua kali lipat seperti biasanya.

"Ya Alhamdulillah saya bersyukur hari ini banyak sekali yang beli, biasanya ga seramai ini. Massa juga terlihat banyak," katanya sembari membuat segelas kopi kepada MPI Sabtu (21/5/2022).

Ibu empat orang ini juga menuturkan, hasil jualan yang melimpah ini juga untuk membayar sekolah anaknya. Ia tidak menyerah pada kondisi apapun untuk mencari pundi-pundi Rupiah.

Baca juga: Ribuan Aliansi Buruh Mulai Penuhi Kawasan Patung Kuda

"Anak saya dua masih sekolah, jadi saya ya gini, berjuang buat anak selagi saya masih mampu," pungkasnya.

Dengan bawaan berat, ia rela berkeliling sebagian Kawasan Jakarta Pusat setiap harinya. Ia mengaku sudah keluar mencari uang pada pagi hari. Bahkan ketika anak-anaknya masih tidur.

"Mungkin rezeki saya hari ini, dari jam 10 pagi saya sudah kesini, dan Alhamdulillah ada demo. Ya jadi gini saya sambil menikmati suasana demo yang damai sambil berjualan," kata dia.

Ia berharap, hasil jualannya hari ini makin laku seiring belum bubarnya Massa Aksi Buruh hingga sore hari.

"Mudah-mudahan jualan saya makin laku sampai sore nanti setelah pada bubar," jelasnya.

Baca juga: Amankan Demo 21 Mei, Pangdam Jaya ke Prajurit: Tugas Kita Bukan Menghalau dan Menindak

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini