Share

Tokoh NU Masuk Bursa Calon Wali Kota Bekasi

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 24 Mei 2022 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 338 2599426 tokoh-nu-masuk-bursa-calon-wali-kota-bekasi-TmlndMOAtB.jpg Foto: dok Demokrat

BEKASI – Bursa calon Wali Kota Bekasi dalam Pilkada 2024 mulai bermunculan Salah satunya Ketua PCNU Bekasi Kiyai Madinah.

(Baca juga: Usut Pencucian Uang Rahmat Effendi, Giliran Para Camat di Bekasi Diperiksa KPK)

"Kami melirik KH Madinah untuk menjadi salah satu kandidat calon Wali Kota yang dipertimbangkan akan kami usung dalam Pilakada 2024. Tapi, tentu ini baru wacana karena kan semua itu ada mekanismenya,” kata Demisioner Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi Ronny Hermawan, Selasa (24/5/2022).

”Intinya, partai kami juga sangat terbuka buat seluruh pihak yang mau membaktikan dirinya menjadi calon Wali kota Bekasi pada Pilkada 2024 mendatang,” sambungnya.

Ronny menjelaskan, alasan kenapa dari partainya itu melirik tokoh NU. Hal ini, karena pihaknya melihat organisasi Islam terbesar pertama di Indonesia ini punya struktur dan jaringan jelas di tengah. Di Kota Bekasi lengkap di 12 Kecamatan dan 56 Kelurahan.

”Yang pasti Demokrat juga ingin membangun hubungan yang harmonis dengan NU, karena banyak kader-kader kami kan NU juga. Jadi, NU dan Demokrat adalah satu untuk semua, semua untuk satu,” ungkapnya.

Saat ditanya bagaimana upaya menyakinkan tokohnya itu mau menjadi salah satu bakal calon Wali Kota Bekasi di Pilkada 2024 nanti. Mantan anggota DPRD Kota Bekasi selama 2 periode ini mengaku, bahwa pihaknya akan mengusung tokoh NU Bekasi.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Masih kata Ronny, Demokrat tidak saja melirik satu tokoh saja, tapi tokoh lainnya juga banyak yang masuk radar untuk dijagokan sebagai calon Wali Kota Bekasi di Pilkada 2024 mendatang. Hanya saja, semua itu ada proses dan tahapannya.

Dari semua terpenting adalah mempunyai ketertarikan yang sama dari masing-masing pihak. Jadi, siapapun tokohnya yang mau bergabung dan mau jadi calon Wali Kota Partai Demokrat itu akan dibuka seluas-luasnya.

”Dan paling penting juga adalah mempunyai kemampuan, kapasitas, dan kualitas sebagai seorang calon Walikota atau pemimpin Kota Bekasi. Selain itu, siapapun calonnya nanti juga harus bisa membangun dan besarkan Partai Demokrat,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini