Share

Minta Oknum Polda Metro yang Selingkuh Dipecat Tidak Hormat, Kompolnas: Sakiti Hati Keluarga!

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 25 Mei 2022 08:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 338 2599828 minta-oknum-polda-metro-yang-selingkuh-dipecat-tidak-hormat-kompolnas-sakiti-hati-keluarga-xOSKRfE6ft.jpg Poengky Indarti/ Foto: Okezone

JAKARTA - Anggota Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti meminta setiap oknum anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang terbukti melakukan perselingkuhan untuk diberikan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

(Baca juga: Layangan Putus Polda Metro, Briptu Andreas Ternyata Dipecat 2021 Usai Selingkuhi Bripda Rika)

Hal ini menanggapi kasus perselingkuhan yang melibatkan oknum anggota Polri. Salah satu yang hangat beberapa waktu terakhir yakni kisah perselingkuhan layaknya sinetron 'Layangan Putus' dari Briptu A, istri dari Briptu A (Isty Febriyani), dan Bripda RKH (Rika Putri Handayani).

Diketahui, Isty Febriyani yang mengetahui perselingkuhan suaminya Briptu A dengan Bripda RKH menduga pemberian sanksi PTDH tidak benar-benar dijalankan dan keduanya hanya dipindah tugaskan dan masih bertugas sebagai anggota Polri pasca sidang kode etik atas perzinahan pada Oktober 2021 silam.

“Kami turut prihatin adanya kasus perselingkuhan dengan pelaku anggota Polri," ujar Poengky Indarti, ketika dikonfirmasi, Rabu (25/5/2022).

Ia mengaku belum mengetahui kasus ini, tetapi jika membaca statement Kabid Humas Polda Metro Jaya yang dimuat sejumlah media online nasional, telah disampaikan Briptu Andreas telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Jika saudari Isty masih menduga Briptu A belum dipecat, Kabid Humas mempersilahkan untuk mengecek di Polda Metro Jaya. Kami menyarankan kepada Sdri. Isty untuk segera mengeceknya," kata Poengky Indarti.

Poengky Indarti meminta setiap anggota Polri untuk menjaga sumpahnya kepada Tuhan dan menjaga nama baik institusi Polri dengan tidak melakukan perselingkuhan.

"Sebagai seorang anggota Polri yang telah berkeluarga, Briptu A seharusnya menjaga sumpahnya kepada Tuhan untuk menjaga perkawinan dengan sebaik-baiknya," tambah Poengky Indarti.

Kompolnas kata Poengky sangat mendukung kebijakan tegas pimpinan Polri untuk memberikan sanksi PTDH bagi anggota Polri yang terbukti melakukan perselingkuhan.

"Tindakannya selingkuh sudah pasti menyakiti hati keluarga. Kami mendukung hukuman PTDH bagi anggota Polri yang terbukti selingkuh," pungkas Poengky Indarti.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, istri dari Briptu A, Febriyani mengungkap kisah perselingkuhan 'sinetron layangan putus' dari suaminya Briptu A dengan polwan Bripda RPH di media sosial dan menjadi viral.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini