Share

Kembangkan MRT, Pemprov DKI Jakarta Gandeng Perusahaan Prancis

Riezky Maulana, iNews · Kamis 26 Mei 2022 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 338 2600438 kembangkan-mrt-pemprov-dki-jakarta-gandeng-perusahaan-prancis-MXAeVPRAgW.jpg Anies Baswedan (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng perusahaan Prancis untuk mengembangkan Mass Rapid Transit (MRT). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan, sesuai dengan Perjanjian Paris, DKI berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 30 persen pada 2030.

Di mana, kata Anies, tantangan terbesarnya adalah mengubah paradigma bermobilitas dari car oriented development menjadi transit oriented development.

"Kita semua menghadapi krisis iklim yang sama, perlu kerja kolaborasi dalam menyikapinya. Kita harus berpikir jauh ke depan, mendorong perubahan yang lestari dan berkelanjutan. Dalam hal ini, MRT Jakarta akan menjadi tulang punggung dari perubahan mobilitas di Jakarta,” tutur Anies, Rabu (25/5/2022).

Dalam acara tersebut, dilakukan dua penandatanganan nota kesepahaman dengan dua perusahaan industri perkeretaapian ternama milik Prancis.

Pertama, bersama Alstom terkait kerja sama Solusi Sistem Perkeretaapian yang mencakup skema pengadaan rolling stock, sinyal, infrastruktur serta layanan MRT Jakarta. Kemudian, yang kedua, bersama Thales terkait Solusi Teknologi Integrasi Sistem Pertiketan.

Baca juga: Bertemu Mendag Inggris, Anies Jajaki Kerja Sama Pembangunan MRT

"Sebagai kota yang baru memulai MRT dibanding kota-kota metropolis dunia lainnya, di mana dari 240 kilometer jaringan MRT yang direncanakan, sekarang baru kita mulai dengan 16 kilometer, untuk itu kerja sama dibutuhkan. Kita ingin bertukar pengalaman dan gagasan dari kota-kota dunia yang sudah lebih dulu mengadopsi sistem mobilitas lestari, seperti Paris,” imbuhnya.

Baca juga: Sepakat Kerja Sama dengan UGM, Pemprov DKI Jakarta Ingin Ubah Kemayoran Jadi Kawasan Inklusi

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar menuturkan, penandatanganan nota kesepahaman dengan dua perusahaan besar di bidang industri perkeretaapian Prancis merupakan upaya MRT Jakarta menghadirkan masa depan transportasi di Indonesia.

Bahkan lebih jauh lagi, hal itu menjadi upaya menghadirkan wajah baru Jakarta sebagai masa depan pusat ekonomi baru dan terbarukan di Indonesia. Wiliam menyebut, akan ada potensi kerja sama menjadi penyedia jasa konsultasi bagi daerah lain yang ingin mengembangkan sistem transportasi publik perkotaannya. 

"Harapannya, melalui pertemuan dengan pelaku industri perkeretaapian perkotaan kelas dunia, masa depan transportasi publik di Jakarta akan semakin baik dan Jakarta akan menjadi kota yang setara dengan kota-kota metropolitan lainnya," ujar Wiliam.

Untuk diketahui, Alstom adalah perusahaan Prancis yang membuat TGV, kereta cepat pertama di Eropa. Sedangkan, Thales merupakan perusahaan teknologi yang terlibat dalam modernisasi sistem persinyalan kereta bawah tanah London Underground dan kereta cepat Turki.

Baca juga: Usai Jabat Gubernur DKI, Anies Mengaku Akan Break Sebentar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini