Share

Tuai Polemik, Panitia Pastikan Tak Ada Logo Bir yang Nempel di Area Formula E

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Jum'at 27 Mei 2022 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 338 2601125 tuai-polemik-panitia-pastikan-tak-ada-logo-bir-yang-nempel-di-area-formula-e-bMpL19BhAV.jpg Mobil Formula E/ Foto: Okezone

JAKARTA - Penggunaan sponsor bir bermerek Heineken dalam ajang balap Formula E Jakarta di Ancol, Jakarta Utara tuai polemik di masyarakat.

Chairman Organizing Committee (OC) Jakarta EPrix 2022 Ahmad Sahroni menjamin bahwa tidak akan ada penjualan bir maupun logo Heineken di area sirkuit Jakarta E-Prix.

“Kami sudah bersepakat bahwa tidak akan ada logo Heineken di area sirkuit. Selain itu, tidak akan ada penggunaan campagne beralkhohol dalam acara penyerahan piala juara. Logo diganti dengan tagline berbunyi When you drive, never drink,” kata Sahroni dalam keterangannya, Jumat (27/5/2022).

Sahroni pun mengapresiasi pandangan dan masukkan dari masyarakat terkait isu ini, dan memaknai itu sebagai dukungan dan kepedulian atas perhelatan balap internasional ini.

Pria yang memiliki julukan 'Crazy Rich Tanjung Priok' itu menyebut bahwa Heineken bukan sponsor resmi Jakarta E-Prix, melainkan sponsor global Formula E Operation (FEO). Sebab, sifatnya yang merupakan sponsor global inilah, Heineken hadir di berbagai seri balapan Formula E, termasuk di Arab Saudi.

“Perlu ditegaskan bahwa tidak ada penjualan bir dan logo perusahaan bir di ajang Jakarta E-Prix. Selain itu perlu diketahui juga bahwa Heineken adalah sponsor global FEO, yang hadir dalam seluruh seri balapan Formula E di berbagai kota, termasuk di Diriyah, Arab Saudi,” terangnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Lebih lanjut, Sahroni juga menegaskan bahwa meski merupakan sponsor global, namun FEO selaku pihak penyelenggara dan Heineken telah berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai masyarakat di negara atau kota yang menjadi host E-Prix.

“Pihak FEO, Heineken, dan perusahaan lainnya pun menjunjung tinggi budaya lokal dan nilai-nilai masyarakat negara yang menjadi tuan rumah gelaran Formula E. Jadi mereka akan menyesuaikan dengan kondisi di negara masing-masing. Ini adalah komitmen yang sudah ditegaskan sejak awal,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini