Share

Keterbelakangan Mental, Pelaku Pamer Alat Kelamin di Duren Sawit Dibebaskan

Muhammad Farhan, MNC Portal · Sabtu 28 Mei 2022 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 28 338 2601632 keterbelakangan-mental-pelaku-pamer-alat-kelamin-di-duren-sawit-dibebaskan-GEn8ciPjda.jpg Pelaku pamer alat kelamin di Duren Sawit, Jakarta Timur (Foto: M Farhan)

JAKARTA - Pelaku yang diduga melakukan eksibisionis, yakni memamerkan alat kelaminnya kepada tiga bocah perempuan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, dibebaskan dari jeratan hukum. Kepolisian melepas pelaku karena diketahui dalam kondisi keterbelakangan mental.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi menjelaskan, pelaku yang berinisial RS (41) telah dibebaskan. Menurut Ahsanul, pelaku terkonfirmasi mengalami keterbelakangan mental.

"Korban tidak membuat laporan. Soalnya pelaku itu sudah agak mengalami keterbelakangan mental. (pelaku) sudah dipulangkan kemarin, kejadiannya hari Rabu malam kan itu," ujar Ahsanul kepada wartawan, Sabtu (28/5/2022).

BACA JUGA:Tersangka Kasus Pencabulan Tewas Tergantung di Kantor Polisi 

Ahsanul menyampaikan, polisi tidak jadi menahan RS meski diketahui sejumlah warga resah dengan aksi eksibisionis yang dilakukannya kepada anak-anak di lingkungan permukimannya.

"Yaa bagaimana, namanya orang keterbelakangan mental dan tidak ada laporan. Tapi sudah ada pernyataan, ada penyelesaian secara musyawarah," kata Ahsanul.

BACA JUGA:Ini Tampang Pelaku Pencabulan Anak Berkebutuhan Khusus di Jakbar 

Hasil pemeriksaan, menurut Ahsanul, memang terbukti penyidik menemukan ada gejala keterbelakangan mental.

"Kalau keterangan dari penyidik agak keterbelakangan (mental). Yang jelas korban tidak mau buat laporan," tegasnya.

Diketahui, RS melakukan tindakan eksibisionis dengan memamerkan kelaminnya ke sejumlah korban. Korban yang merupakan 3 anak perempuan berteriak histeris ketakutan sehingga RS habis dipukuli massa.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Delima 2, depan SDN 05, RT 04/03 Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu malam, 25 Mei 2022. Berdasarkan identitas yang dikantonginya, RS tercatat sebagai warga Malaka Jaya, Duren Sawit.

Menurut petugas FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat), Munajat menjelaskan RS diciduk warga selepas adzan Isya. Menurutnya, warga sudah resah dengan tindakan RS yang telah dilakukan sebanyak lima kali.

"Warga melihat orang tersebut sudah lebih lima kali (beraksi), sudah sering lah k esini. Jadi hafal korban ini, kemudian melapor ke warga dan langsung ditangkap," kata Munajat kepada wartawan, Rabu 25 Mei 2022.

Karena warga tengah geram, aksi pada Rabu kemarin menjadi puncak akhir dari kesabaran. Munajat membeberkan saat ketahuan warga kemarin itulah, RS benar-benar habis dihakimi massa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini