Share

Miris! Rumahnya Roboh, Satu Keluarga di Tangerang Tinggal di Tenda

Isty Maulidya, Okezone · Sabtu 28 Mei 2022 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 28 338 2601636 miris-rumahnya-roboh-satu-keluarga-di-tangerang-tinggal-di-tenda-xcvl9YC4tC.jpg Rumah roboh di Tangerang (Foto: Isty Maulidya)

TANGERANG - Sebuah rumah di Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten roboh pada Jumat, 27 Mei 2022. Rumah tersebut dihuni 3 kepala keluarga dengan jumlah anggota keluarga sebenarnya 15 orang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, sebelum rumah itu roboh, tak ada hujan ataupun angin kencang. Rumah tersebut memang sudah tidak layak huni dan atapnya pernah roboh akibat angin puting beliung.

"Rumah yang roboh ini kondisinya sudah rapuh, tanpa ada angin tanpa ada hujan tiba-tiba roboh, menurut pemilik rumah pada bulan puasa yang lalu atap rumah terkena angin puting beliung atapnya terbang dan diperbaiki alakadarnya," ujar Munir.

BACA JUGA:Fenomena Tanah Bergerak di Lebak Banten, Tujuh Rumah Roboh 

Munir melanjutkan, untuk saat ini tim dari BPBD telah membangun tenda darurat untuk tempat tinggal sementara bagi korban. Adapun dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa ataupun luka.

"Untuk penampungan sementara, semalam begitu laporan masuk kami siapkan tenda darurat untuk pengungsian korban rumah roboh," lanjutnya.

BACA JUGA:Bubuk Petasan 1 Kg Meledak, Tembok Rumah Roboh dan Genting Hancur 

Peristiwa rumah roboh ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, pemilik atas nama almarhum Ja'i yang dihuni 3 kepala keluarga/15 jiwa, terdiri Fatimah sebagai orangtua dan tiga orang anak bersama suami dan istri.

Sementara itu, menurut keterangan pemilik rumah, Fatimah menjelaskan, saat kejadian dia beserta anggota keluarga lainnya tidak berada di dalam rumah sementara cucunya sedang bermain di pekarangan. Sehingga semua anggota keluarga selamat dari musibah robohnya rumah yang ditempatinya.

"Saya awalnya mendengar bunyi patahan tiang penyangga genteng setelah itu tidak lama langsung roboh dan pada saat itu saya di luar bersama anak-anak," ucap Fatimah.

Dia mengucapkan, terima kasih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, yang telah mendirikan tenda darurat untuk pengungsian sementara.

"Malam ini kami bisa tidur di dalam tenda dari sore hari kami mengungsi di pos ronda yang ada di sekitar rumah kami," ujarnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini