Share

Bikin Antrean Panjang dan Semrawut, KAI Commuter Keukeuh Ubah Rute KRL

Puteranegara Batubara, Okezone · Minggu 29 Mei 2022 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 29 338 2602007 bikin-antrean-panjang-dan-semrawut-kai-commuter-keukeuh-ubah-rute-krl-eALFLcJxWi.jpg ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Pihak KAI Commuter memastikan tetap melanjutkan perubahan rute KRL Bogor dan Bekasi disaat jam sibuk atau hari kerja pada Senin 30 Mei 2022.

 (Baca juga: KAI Minta Maaf Perubahan Rute Bikin Antrean Penumpang Mengular)

"Di hari ini, berdasarkan hasil evaluasi KAI Commuter melakukan perbaikan pola operasi dan stabling KRL agar terus dapat memperbaiki pola operasi pasca SO5 sehingga di hari kerja yang dimulai Senin (30/5) esok dapat berjalan lebih baik," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba kepada awak media, Jakarta, Minggu (29/5/2022).

Anne menjelaskan, pemberlakukan pola operasi dengan perjalanan KRL yang baru resmi dilaksanakan pada Sabtu 28 Mei tercatat jumlah pengguna yang melakukan perjalanan sebanyak 464.451 orang, dimana khusus di Stasiun Manggarai volume pengguna sebanyak 20.152 orang.

"Di stasiun ini pengguna yang transit mencapai lebih dari 120.000 hingga 200.000 orang setiap harinya," ujarnya.

Sebelum dilakukannya SO5 pengguna harus menyeberang rel ketika melakukan transit, namun saat ini dengan 60 persen pembangunan Stasiun Manggarai pengguna yang transit cukup naik dan turun menuju peron tujuan dengan menggunakan tangga manual, lift, dan eskalator.

"Ini merupakan bagian dari perencanaan proyek Double-Double Track (DDT) yang memisahkan jalur Lin Bogor, Lin Bekasi, kereta bandara, kereta jarak jauh, serta pengaktifan jalur layang. Pembangunan ini untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan para pengguna saat berpindah kereta seiring terus bertambahnya perjalanan kereta yang melintas Stasiun Manggarai dan terus bertambahnya volume pengguna," paparnya.

Di hari pertama perubahan pola operasi ini, KAI Commuter langsung melakukan evaluasi mengingat adaptasi terhadap perubahan ini diperlukan baik dari sisi operasional, pelayanan, dan pengenalan fasilitas yang ada di Stasiun Manggarai.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

"KAI Commuter memohon maaf terjadi kelambatan yang cukup tinggi pada hari pertama, mengingat adanya pembatasan kecepatan menuju dan keluar Stasiun Manggarai pasca SO 5 untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta," ujarnya.

"Namun pada sore hari hal ini dapat diatasi dengan memotong relasi untuk memperkecil kelambatan. Pembatasan kecepatan pun terus dilakukan evaluasi agar dapat ditingkatkan," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini