Share

Viral Pungli Truk dan Alat Berat, Ini Klarifikasi Manajemen Terminal Peti Kemas Koja

Yohannes Tobing, Sindonews · Kamis 09 Juni 2022 05:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 09 338 2608247 viral-pungli-truk-dan-alat-berat-ini-klarifikasi-manajemen-terminal-peti-kemas-koja-pxixSLxqxQ.jpg Terminal Peti Kemas Koja (Foto: MPI)

JAKARTA - Pengelola atau Manajemen Terminal Peti Kemas Koja memberikan klarifikasi terkait adanya pungli hingga kerusakan sekaligus keluhan yang dialami oleh sopir truk yang mobilnya terkena alat berat.

General Manager Terminal Peti Kemas Koja Achmad Syaichu mengatakan berdasarkan video yang telah viral tersebut, diketahui peristiwa yang tak terduga ini terjadi pada Selasa 7 Juni 2022, pagi.

"Kami baru mendapatkan video TikTok ini tadi pagi dan langsung melakukan investigasi. Perlu kami tegaskan bahwa di terminal kami TPK Koja sama sekali tidak ada pungli," kata Syaichu saat dikonfirmasi, Rabu (8/6/2022).

Dijelaskan Syaichu, insiden dalam video amatir tersebut terjadi saat proses penarikan peti kemas impor dari lapangan penumpukan untuk dibawa truk trailer. Diduga operator melakukan pengoperasian yang agak kasar.

"Ini sebuah rough handling yang dilakukan operator kami. Atas kejadian ini, kami ucapkan permintaan maaf kepada pemilik truk," ucap Syaichu.

Syaichu memastikan seluruh alat berat yang dioperasikan di Terminal Peti Kemas dalam kondisi normal dan tidak ada kerusakan apapun saat dioperasikan sehingga hal ini adalah kesalahan minim yang dilakukan operator alat berat.

Untuk itu, pihak Terminal Peti Kemas Koja juga telah memanggil operator untuk memberikan keterangan soal insiden alat berat tersebut dan yang bersangkutan mengakui kurang pas sehingga sempat membentur sambungan truk trailer.

Dari kejadian ini, Truk trailer mengalami kerusakan di bagian kerangka sambungan sebelah kirinya. "Truk masih bekerja baik, cuma karena benturan mungkin terjadi penyok, tapi kami belum melihat fisik dari chasis tersebut," kata Syaichu.

Adapun dari kasus ini ditangani aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan petugas masih melakukan langkah-langkah terkait peristiwa ini.

BACA JUGA:Satgas Saber Pungli: Kepala Daerah yang Tersandung Korupsi Menjadi 323 Orang

Sebelumnya, sebuah rekaman video viral di media sosial yang merekam adanya kecelakaan antara truk trailer dengan rubber tire gantry (RTG) atau alat angkat saat bongkar muat barang di Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Berdasarkan rekaman video amatir lewat akun TikTok @akangfauzi3 yang kemudian diunggah ulang akun Instagram @jakut_update kecelakaan ini bermula saat RTG sedang memindahkan peti kemas tangki ke sambungan truk trailer.

Saat diangkat tiba-tiba, penarikan peti kemas berisi tabung berwarna putih tersebut mengalami insiden yang tidak terduga sehingga sempat menindih sambungan truk hingga membuat truk miring ke kiri.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dari adanya kecelakaan tersebut membentur sambungan trailer hingga terdengar bunyi yang cukup keras. Perekam videopun lantas menuduh insiden ini terjadi karena adanya dugaan pungutan liar di lokasi tersebut.

"Kalau emang pungli enggak bisa ilang dari TPK Koja kenapa harus merusak kendaraan, jadi kan supir di rugikan untuk klem perbaikan..gara2 uang 10 rb kita di cuekin dan sekali nya muat kaya gini..kasian lah supir..dimana keadilan," Tulisan perekam video tersebut.

Adanya unggahan viral tersebut, membuat masyarakat pengguna media sosial atau netizen menjadi geram dengan kemunculan pungutan liar (pungli) yang kembali marak di wilayah pesisir Jakarta.

"Mau duitnya doang kerjanya semaunya," tulis akun @GMS***.

"Ada bukti tinggal laporin," tulis akun @hariyant***.

"Pecat ajah oprator crennya. Gmna mau maju Indonesia," tulis akun @ardiyant****.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini