Share

Operasi Lodaya 2022, Polisi Sasar Aksi Remaja yang Bikin Bahaya

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 13 Juni 2022 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 338 2610647 operasi-lodaya-2022-polisi-sasar-aksi-remaja-yang-bikin-bahaya-hbQTygvGZS.jpg Operasi Patuh Lodaya 2022 (Foto : MPI/Putra RA)

BOGOR - Polresta Bogor Kota mulai menggelar Operasi Patuh Lodaya 2022 selama 14 hari ke depan. Berbagai pelanggaran lalu lintas akan menjadi sasaran petugas salah satunya aksi berbahaya dengan menyetop kendaraan atau truk di jalanan.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan pada dasarnya Operasi Patuh Lodaya 2022 tujuan utamanya adalah menanamkan kesadaran disiplin berlalu lintas kepada pengendara serta menekan tingkat fatalitas kecelakaan.

"Sehingga tadi sudah dipaparkan langsung oleh Kasat Lantas mana titik titik rawan lalu lintas termasuk pelanggaran-pelanggaran yang sering menjadi perhatian masyarakat yaitu melanggar arus. Jadi tiap hari kita melakukan penindakan terhadap pelanggar yang melawan arus lalu lintas tentu ini sangat berbahaya," kata Susatyo, Senin (13/6/2022).

Salah satu yang menjadi fokus atau prioritas yakni pelanggaran terkait dengan aksi menyetop kendaraan di jalan yang biasanya dilakukan oleh gerombolan remaja. Aksi itu sangat berbahaya baik kepada remaja ataupun kendaraan dan bisa menimbulkan korban.

"Saya memprioritaskan khususnya kepada yang disebut rojali tersebut, bahkan membuat konten di pinggir jalan dengan tenang di pinggir jalan selfi dan sebagainya tentunya ini membahayakan. Sehingga 14 hari ke depan kami mengharapkan dukungan semua masyarakat bisa membantu, agar bisa menanamkan disiplin pada semua usia baik itu pengendara atau pun pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Kemudian, tambah Susatyo, terdapat beberapa sasaran lain dalam Operasi Patuh Lodaya 2022 seperti melawan arus, berkendara di bawah umur dan lainnya. Diharapkan, operasi ini bisa meningkata disiplin masyarakar dalam berlalu lintas.

"Khusus rojali kita akan berkerjasama dengan Dishub, Satpol PP kita coba karena ini tidak hanya masalah lalu lintas kita juga akan berkerjasama dengan semua tokoh masyarakat tokoh agama untuk menghimbau agar tidak melakukan menyetop kendaraan secara tiba-tiba dan sebagainya," ungkapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria mengatakan terdapat134 personel yang diterjunkan dalam operasi ini. Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di beberapa titkk rawan trouble spot maupun black spot di Kota Bogor.

"Tema kita hari ini adalah menurunkan angka kecelakaan dan vatalitas korban mudah-mudahan setelah tadi sama sama kita petakan jadi sengaja kami memetakan dengan memperbanyak titik trouble spot dan black spot sehingga upaya kita selama dua minggu ke depan zero accident bisa kecapai tidak ada kecelakaan yang fatal," ucap Galih.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini