Share

Kronologi Rampok Bersajam Satroni Rumah Mama Muda Berujung Diamuk Massa

Nandha Aprilia, MNC Media · Kamis 16 Juni 2022 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 338 2612835 kronologi-rampok-bersajam-satroni-rumah-mama-muda-berujung-diamuk-massa-pyiZPJsdvD.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

TANGERANG - Sebuah rumah didatangi tiga orang perampok berinisial SM, B dan I. Lokasi kejadian di kawasan Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu (15/6/2022) dini hari.

Aksi ini viral di media sosial, dengan salah satu tersangka berhasil diamankan da diamuk warga sekitar.

Kapolsek Ciledug Kompol Noor Maghantara menjelaskan kronologi kejadian. Saat itu korban yang merupakan seorang wanita, NE hanya berdua dengan anaknya usia 2 tahun di dalam rumah. 

“Jadi korban ini seorang wanita sedang tidur bersama anaknya. Pada saat itu, tiba-tiba saja pintu rumahnya diketok sekitar jam 1 malam,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (16/6/2022). 

Dijelaskan Noor, ketika mama muda itu membuka pintu, tiba-tiba saja dia ditodong menggunakan pisau oleh dua orang laki-laki. 

Baca juga:  Polisi Kantongi Identitas Perampok di Dua Minimarket Jaktim

“Dan pas dibuka (pintu) dia langsung ditodong senjata tajam sama dua orang pria yang akhirnya masuk. Sedangkan 1 orang lainnya menunggu di depan rumah,” jelasnya. 

Kedua orang pelaku yang masuk ke dalam rumah yakni B dan I, sedangkan SM menunggu di depan.

Ketika di dalam, satu orang pelaku bertugas untuk menjaga korban, sedangkan pelaku lainnya mengambil barang berharganya.

Korban lantas berteriak untuk meminta pertolongan yang akhirnya membuat warga sekitar keluar rumah.

“Pada saat itu kan korban teriak, akhirnya warga keluar dan ketiga pelaku ini kabur. Yang satu (ngumpet) di kuburan sekitar, yang inisial SM (ketangkep) dan akhirnya diamuk massa,” paparnya. 

Beruntung, di kala itu ada anggota Polsek Ciledug yang melintas daerah tersebut yang kemudian pelaku pun diamankan ke Polsek Ciledug.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Saat ini, pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus dengan memburu kedua pelaku lainnya yang berhasil kabur. 

“Dari aksi ini kita berhasil mengamankan uang tunai sebasar Rp95.000, HP dan motor yang dipakai pelaku,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini