Share

Puluhan Gangster Acak-Acak Pedagang Angkringan di Tangerang Pakai Celurit dan Stik Golf

Nandha Aprilia, MNC Media · Selasa 21 Juni 2022 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 338 2615547 puluhan-gangster-acak-acak-pedagang-angkringan-di-tangerang-pakai-celurit-dan-stik-golf-3ORT41KSfA.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

TANGERANG - Sebuah video viral di media sosial, sekelompok gangster membuat resah warga kawasan Permata Tangerang Regency 2, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juni 2022 dini hari. Mereka menyerang pedagang angkringan di lokasi.

Akun Twitter @txtdaritng, dalam unggahannya menunjukan cuplikan aksi penyerangan terekam melalui video CCTV berdurasi 44 detik.

“Gangster menyerang dengan mengacungkan sajam ke pedagang dan pengunjung,” tulis keterangan unggahan dikutip, Selasa (21/6/2022).

 BACA JUGA:9 Remaja Geng Motor Ditangkap Polisi, Tiga Orang Eksekutor Pembacokan

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, AKP Tedy Heru Murtianto membenarkan adanya kejadian ini. Dijelaskannya, sebanyak 20 orang diduga geng motor melakukan aksi secara acak menyerang orang yang tengah berkumpul di tempat angkringan tersebut.

“Betul itu menyerang tongkrongan di dekat (pedagang) angkringan,” ujar Tedy.

 BACA JUGA:Bacok Warga di Gambir, 3 Anggota Geng Motor Ditangkap

Dijelaskan Tedy, menurut informasi yang diperoleh oleh saksi yakni M dan A selaku pemilik angkringan, pelaku penyerangan dilakukan oleh sekitar 20 orang dengan membawa senjata tajam.

“Diperkirakan jumlah geng motor sekira 20 orang dengan mengendarai 10 unit motor dan membawa senjata celurit dan stik bisbol,” paparnya.

Dijelaskan Tedy pada saat terjadi penyerangan tersebut, seketika pemilik angkringan dan orang yang tengah berkumpul sontak lari menyelamatkan diri.

Kendati demikian, diakuinya bahwa tidak barang berharga yang diambil oleh para pelaku bahwa tidak adanya unsur perusakan dari kejadian ini. “Nggak ada korban, gerobak juga nggak rusak, masih utuh,” jelasnya.

Hingga kini pihak Polsek Pasar Kemis masih terus memburu pelaku dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Untuk pelaku masih kita identifikasi. Kasus juga masih kita dalami,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini