Share

Pengusaha Mobil Bekas di Mangga Dua Jadi Korban Pungli Berkedok Pajak, Ratusan Juta Per Bulan

Yohannes Tobing, Sindonews · Rabu 22 Juni 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 338 2616069 pengusaha-mobil-bekas-di-mangga-dua-jadi-korban-pungli-berkedok-pajak-ratusan-juta-per-bulan-nqt6bxexHM.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

JAKARTA - Seorang pengusaha gerai mobil bekas di sebuah pusat perbelanjaan Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara mengeluh lantaran menjadi korban pungutan liar (pungli) yang terjadi di tempatnya berjualan.

Pengusaha YN mengungkapkan jika pungutan liar yang dialaminya berkedok penarikan pajak. Hal ini pun dilakukan oleh salah satu oknum yang mengatasnamakan paguyuban pemilik showroom.

"Kita ditarikin Rp100 ribu untuk satu mobil, sementara jumlah mobilnya ada lebih kurang sekitar 3.000. Berarti sekitar ratusan juta per bulan," kata YN kepada awak media pada Rabu (22/6/2022).

Menurut YN, selama ini oknum tersebut menarik uang dari para pemilik gerai mobil atau showroom dengan alasan untuk membayar pajak penghasilan negara sesuai dengan unit mobil yang dimiliki.

Dengan adanya kondisi tersebut, para pemilik gerai mobil atau showroom mobil bekas di Mangga Dua menilai bahwa apa yang dilakukan oknum paguyuban tersebut untuk penarikan pajak bukan wewenangnya.

"Jadi dia beralasan uang itu untuk pembayaran pajak. Sementara tidak ada hitung-hitungan yang jelas, pokoknya saya (dan lainnya) ditarikin (oknum) per mobil Rp100 ribu," kata YN.

Atas keluhan yang dialaminya, YN mewakili pemilik showroom melaporkan dugaan pungli ini ke Polda Metro Jaya sejak 2020 silam. YN berharap agar Polisi segera mengungkap atas dugaan perbuatan melawan hukum tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini