Share

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Tembus 9,6 Persen

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 23 Juni 2022 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 338 2616606 positivity-rate-covid-19-di-jakarta-tembus-9-6-persen-qpB4tq30Dw.jpg Ilustrasi Covid-19 (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut berdasarkan data Rabu 22 Juni 2022 tercatat persentase kasus positif atau positivity rate di Jakarta tembus 9,6 persen. Adapun angka tersebut melewati standar dari organisasi kesehatan dunia (WHO).

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Kamis (23/6/2022).

BACA JUGA:Covid-19 di Jakarta Meroket, Anies: Tingkat Keterawatan Masih Relatif Stabil 

Dwi menambahkan, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 864 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 6.779 (orang yang masih dirawat/isolasi).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," ucapnya.

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 10.772 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.903 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.226 positif dan 8.677 negatif.

"Dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 13.156 orang dites, dengan hasil 511 positif dan 12.645 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR," ujarnya.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.238.754 dengan tingkat kesembuhan 98,2%, dan total 15.311 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," tambahnya.

BACA JUGA:Anies Kabarkan Ibunda dan Anaknya Positif Covid-19, Keduanya Tak Bergejala 

Lebih lanjut, Dwi menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 59.750 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.032.218 per sejuta penduduk," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini