Share

2.407 Jiwa Terdampak Banjir Bandang di Leuwiliang Bogor

Dimas Choirul, MNC Media · Kamis 23 Juni 2022 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 338 2616705 2-407-jiwa-terdampak-banjir-bandang-di-leuwiliang-bogor-jg6SqNq8j1.jpg Banjir bandang di Leuwiliang, Bogor (Foto: BNPB)

JAKARTA - Sebanyak 2.407 jiwa terdampak banjir bandang di wilayah Desa Purasari di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 22 Juni 2022. Peristiwa itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang cukup lama mengguyur wilayah tersebut dan mengakibatkan Sungai Cisarua meluap.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan sebanyak 602 KK atau 2.407 jiwa terdampak dan tiga orang warga mengalami luka ringan setelah sempat terseret arus banjir bandang. Sedikitnya ada 5 KK/20 jiwa yang terpaksa mengungsi ketempat kerabat dekat," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (23/6/2022).

BACA JUGA:Imbas Banjir Bandang, Dua Sekolah di Leuwiliang Bogor Diliburkan 

Dari laporan visual BPBD Kabupaten Bogor, beberapa potongan batang pohon beserta material lumpur yang terbawa arus mengenai beberapa rumah warga sehingga mengakibatkan kerusakan.

BPBD Kabupaten Bogor mencatat kurang lebih 600 unit rumah terdampak, 1 unit rumah rusak sedang, 5 unit rumah rusak berat, akses jalan desa penghubung antara RT 01, 02, 03, 04 dan 06 terputus dan satu gedung pesantren Al-Insyiro terdampak.

"Sebagai upaya percepatan penanganan darurat bencana banjir bandang, tim gabungan segera mengambil tindakan cepat di lapangan dan berkoordinasi dengan lintas instansi terkait," ujarnya.

Aam mengatakan, upaya pendataan saat ini terkendala dengan akses jalan yang terputus. Hingga hari ini, banjir sudah surut dan masyarakat mulai membersihkan material banjir dari rumah masing-masing.

Sebagai informasi, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Bogor hingga Jumat 24 Juni 2022, sebagaimana sesuai prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hari ini.

Menyikapi adanya informasi prakiraan cuaca dari BMKG di atas, maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat dapat melakukan segala upaya yang merujuk pada mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan seperti normalisasi sungai, susur sungai, pembersihan sungai dari sumbatan sampah, sosialisasi kepada masyarakat dan memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan bantaran sungai agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam, maka diimbau agar evakuasi sementara secara mandiri ke lokasi yang lebih aman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini