Share

Kasus Covid-19 Meroket, Anies: Belum Ada Opsi Tarik Rem Darurat

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 23 Juni 2022 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 338 2616717 kasus-covid-19-meroket-anies-belum-ada-opsi-tarik-rem-darurat-0tOPAZRlk5.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan belum ada opsi untuk menarik rem darurat pengetatan aktivitas masyarakat ditengah meroketnya kasus Covid-19 di Ibu Kota. Ia menilai pengetatan dilakukan jika kapasitas rawat rumah sakit terbatas.

"Kita belum liat arah sana (pengetatan) dulu juga ketika kita bicara pengetatan itu karena di akhirnya mengalami ini proses dari pengetesan sampai perawatan. Ketika rumah sakit mulai penuh bila tidak ada pengetatan maka orang tidak tertangani di rumah sakit," kata Anies kepada awak media di Kawasan ITC Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022).

Anies menambahkan rumah sakit memiliki kapasitas yang terbatas. Menurutnya, jumlah kasus Covid-19 yang mesti menjalani perawatan intensif di rumah sakit tak melonjak signifikan.

"Jadi pengetatan itu karena RS-nya punya kapasitas yang terbatas. Nah hari ini kita menyaksikan bahwa jumlah orang yang harus dirawat tidak mengalami lonjakan yamg signifikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Anies memastikan pihaknya memantau ketat perkembangan kasus Covid-19 di Jakarta. Ia berharap kasu berat tidak muncul.

"Sehingga yang harus dilakukan adalah memantau mengurangi atau memastikan bahwa semua prokes (protokol kesehatan) ditaati kemudian harapannya nanti bisa menjaga kasus-kasus berat tidak muncul," tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota terus meroket tiga hari kebelakang. Bahkan, total kasus aktif Covid-19 data (22/6/2022) tercatat 6.779 atau naik 864.

"Jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 864 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 6.779 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya.

Sementara itu, berdasarkan data (21/6) tercatat kasus aktif Covid-19 naik 618 kasus. Sedangkan data (20/6) naik 317 kasus. Kemudian data (19/6) naik 456 kasus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini