Share

Beraksi sejak 2018, Perampok Minimarket Jaktim Mengaku untuk Kebutuhan Sehari-hari

Muhammad Farhan, MNC Portal · Jum'at 24 Juni 2022 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 338 2617687 beraksi-sejak-2018-perampok-minimarket-jaktim-mengaku-untuk-kebutuhan-sehari-hari-ISNb1Chqkc.jpg Perampok minimarket Jakarta Timur (Foto: M Farhan)

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua perampok yang beraksi dengan menggasak sejumlah minimarket di Jakarta Timur. Kedua pelaku Bayu Segoro alias BS dan Andre Hariyanto alias AH, mengaku merampok untuk kebutuhan hidupnya sejak 2018. 

Saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, BS menjelaskan motif aksi perampokannya di Jabodetabek, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ia menjelaskan, aksinya menyiram bensin dan menodong menggunakan senjata airsoft gun karena inisiatif sendiri.

"Kami sudah melaksanakan aksi rampok ini sejak 2018 di sejumlah wilayah. Bukan buat hura-hura pak, buat kebutuhan hari-hari saja pak. Untuk makan minum, ongkos, rokok," kata BS kepada wartawan saat jumpa pers, Jumat (24/6/2022).

BS mengaku setiap aksi perampokannya, mereka hanya mampu mengantongi jarahan senilai Rp1,5 juta. Bagi mereka hasil tersebut terlampau kecil untuk setiap aksi perampokan yang dilakukannya. "Setiap satu minimarket, kita cuma dapat Rp1,5 juta pak. Kecil," tutur BS.

BS juga mengungkapkan aksinya menyiram bensin jenis pertalite hanya untuk mengancam membakar korban yakni kasir minimarket. Tetapi ia mengaku selama aksinya, belum ada korban yang sungguh-sungguh dibakar.

"Saat kita beraksi, ada yang teriak, tapi enggak ada yang dengar, soalnya posisinya di dalam minimarket," jelas BS.

BACA JUGA:Polisi Buru Pelaku Perampokan Bersenjata Api di Minimarket Jatinegara 

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Budi Sartono menjelaskan dua perampok yang telah diringkus oleh jajarannya tersebut telah merampok enam minimarket di wilayah Jakarta Timur dan 20 minimarket di seluruh Jabodetabek, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Alhamdulillah kemarin sudah kita tangkap yang bersangkutan tersangka atas nama BS dan AH kita tangkap di daerah Tegal, Jawa Tengah," ujar Kombes Budi.

Saat jajarannya melakukan aksi penangkapan, Kombes Budi mengungkapkan kedua pelaku baru saja menyelesaikan aksi perampokan minimarket di Kendal, Jawa Tengah.

"Tim kami menggerebek kedua tersangka di rumah kontrakan daerah Drampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada Kamis, 24 Juni 2022. Mereka ditangkap sekira pukul 00.30 WIB," kata Budi.

Modus yang dilakukan, lanjut Budi, selalu sama yakni menyiram bensin dan mengancam membakar sembari menodongkan senjata airsoft gun.

"Dari hasil pemeriksaan korban disiram oleh petralite, diancam dibakar dan ditodong oleh airsoft gun dan tersangka masuk ke dalam kasir dan mengambil uang," tutur Budi.

Diketahui, Menurut Budi, sebelum melakukan aksinya, pelaku melancarkan survei lokasi sembari memantau situasi. Aksi pemantauan surveinya tersebut, lanjut Budi, sudah berpengalaman lantaran pelaku merupakan residivis yang pernah diciduk di Pondok Gede, Kota Bekasi.

"Jadi yang pasti pelaku itu mutar, dia melihat situasi, mengenali wilayah, tersangka ini residivis sebelumnya di Pondok Gede. Mereka sudah terbiasa memantau, menggambar situasi wilayah sehingga tersangka ini melakukan aksi secara random acak tergantung tempat-tempat yang sepi," beber Budi.

Atas perbuatan kedua pelaku, Budi menjelaskan pasal sanksi yang dipersangkakan yakni 365 KUHP atas pencurian dengan kekerasan; Pasal 368 KUHP atas pemerasan dan juga Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kedapatan membawa/memiliki senjata airsoft gun. Dari pasal yang disangkakan, masing-masing pelaku dijerat ancaman pidana penjara masing-masing 9 tahun dan 10 tahun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini