Share

Ada Peringatan Banjir Rob, Warga Pesisir Jakut Diminta Waspada Potensi Luapan Air Laut

Yohannes Tobing, Sindonews · Jum'at 24 Juni 2022 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 338 2617832 ada-peringatan-banjir-rob-warga-pesisir-jakut-diminta-waspada-potensi-luapan-air-laut-pbxBZDvshp.JPG Camat Pademangan, Didit Mulyadi (Foto: MPI)

JAKARTA - Camat Pademangan, Didit Mulyadi meminta warganya untuk tetap berjaga-jaga terkait himbauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta yang memprediksi potensi banjir ROB menerjang pesisir Jakarta Utara.

“Imbauan saya kepada masyarakat mereka harus berbenah apabila airnya sudah tinggi silahkan mengungsi ke Masjid maupun ke Kantor RW setempat,” Kata Didit saat dikonfirmasi pada Jumat (24/6/2022).

Didit menuturkan apabila terjadi banjir ROB, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya cepat untuk menangani hal ini. Termasuk penyedotan air laut dengan menggunakan pompa air.

“Kita sebagai Aparatur wilayah kalau sudah berhenti ROB namun masih ada air yang tergenang di lingkungan warga baru kita sedot,” lanjutnya.

Ditambahkannya, meskipun saat ini tidak terlihat adanya potensi banjir ROB. Hal ini dikarenakan tanggul buatan yang dibangun sepanjang 1,2 Kilometer di Pelabuhan Sunda Kelapa yang menjadi daerah rawan.

“Khususnya RW 08 Kelurahan Ancol itu sampai saat ini tanggal 24 Juni 2022 tidak ada ROB, alhamdulillah karena sudah ada tanggul sepanjang 1,2 Kilometer di Pelabuhan Sunda Kelapa,” Pungkasnya.

Berita sebelumnya, BPBD DKI meminta masyarakat untuk waspada banjir rob di pesisir utara Jakarta mulai 23-24 Juni 2022. Hal itu berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorolgi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (ROB) wilayah Jakarta Utara.

”Waspada banjir pesisir durasi 23-24 Juni 2022, akibat adanya aktivitas pasang air laut dan potensi peningkatan tinggi gelombang serta kecepatan angin, mempengaruhi dinamika pesisir di wilayah utara Jakarta dan Kepulauan Seribu berupa banjir rob,” tulis akun Instagram @bpbddkijakarta dikutip, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Untuk itu masyarakat pesisir pantai diimbau agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut. BPBD menjelaskan wilayah pesisir DKI Jakarta di Pademangan, Penjaringan, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan Kepulauan Seribu.

”Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan terjadinya banjir pesisir,” ujarnya.

Lebih lanjut, BPBD DKI meminta masyarakat agar memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman:bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut. Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Jakarta Siaga 112.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini