Share

Kunjungi Korban Banjir Bandang Leuwiliang, RK Minta yang Terdampak Segera Diakomodir

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 26 Juni 2022 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 26 338 2618549 kunjungi-korban-banjir-bandang-leuwiliang-rk-minta-yang-terdampak-segera-diakomodir-YPKJgY0QIo.JPG Ridwan Kamil kunjungi korban banjir Bogor (Foto: MPI)

BOGOR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjungi lokasi banjir bandang di Kampung Cisarua, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil memberikan bantuan Rp 500 juta untuk korban terdampak bencana di Leuwiliang dan Pamijahan.

"(Bencana) ini permasalahan bersama oleh karena itu saya hadir membawa bantuan dari Pemprov Jabar sementara diawal sebesar Rp 500 juta," kata Ridwan Kamil dalam sambutannya, Minggu (27/6/2022).

Bantuan ini dapat secepatnya dicairkan oleh warga terdampak. Sehingga, dapat segera dimanfaatkan untuk meringankan beban untuk sementara waktu.

"Jangan dilama-lama, sampaikan dilapangan uang itu khusus untuk rumah darurat dulu ya bisa dicairkan besok lusa harusnya bisa bermanfaat untuk keperluan. Nanti proses rekonstruksi ada tahap berikut silahkan ajukan lagi tentu karena ini kebersamaan dikombinasi dana darurat dari Kabupaten Bogor kita saling mengisi," ungkapnya.

Kemudian, Ridwan Kamil juga menitipkan warga yang terdampak kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan pihak terkait lainnya untuk selalu dimonitor. Baik yang berada di pengungsian maupun rumah kerabatnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Pastikan mereka yang terdampak termonitor dengan baik. Baik yg di rumah saudara maupun tempat pengungsisan saya titip. Hajat hidupnya harus ditanggung negara jadi tolong dijaga terus urusan sembako urusan apa-apa," harapnya.

Setelah ini, pemulihan rekonstruksi juga tidak kalah penting. Karena itu, dirinya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bogor segera menghitung pemulihan rekonstruksi untuk dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Nah kemudian setelah tanggap darurat tentunya proses pemulihan rekontruksi tentunya harus kita monitor ini akan banyak kebutuhan tapi mohon segera terukur dan Pemkab Bogor bisa koordinasi dengan saya kebutuhan pembangunan di wilayah ini (lokasi bencana) harus kembali normal," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini