Share

Anies Tegaskan Perubahan Nama Jalan di Jakarta Tidak Membebani Masyarakat

Carlos Roy Fajarta, · Senin 27 Juni 2022 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 338 2618844 anies-tegaskan-perubahan-nama-jalan-di-jakarta-tidak-membebani-masyarakat-QRQVdW4SMx.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan bersama sejumlah pejabat daerah (foto: MPI/Carlos)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebutkan kebijakan perubahan nama jalan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta tidak akan membebani masyarakat DKI Jakarta.

Hal tersebut dia sampaikan saat melaksanakan konferensi pers Penggantian Nama Jalan di Pendopo Balaikota DKI Jakarta, Senin (27/6/2022) pagi.

 BACA JUGA:Wagub DKI: Proses Pergantian Nama Jalan Sudah Dipertimbangkan dengan Matang

Dalam kesempatan tersebut hadir pula menemani Anies Baswedan yakni Kakorlantas Irjen Pol Firman Santyabudi, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta Dwi Budi Martono.

"Pagi hari ini baru saja kita melakukan pertemuan dengan bapak Kakorlantas, Jasa Raharja, dan Kakanwil BPN Jakarta. Kami tadi bersama-sama membahas berbagai rencana reform untuk memudahkan masyarakat dalam mengelola administrasi baik administrasi kendaraan bermotor, administrasi kependudukan, administrasi perpajakan, dan administrasi pertanahan," ujar Anies Baswedan.

 BACA JUGA:Kadisbud DKI Jelaskan Tokoh Betawi dan Jakarta Jadi Nama Jalan Karena Pertimbangkan Nilai Sejarah

Anies menyebutkan, dirinya ingin melakukan penegasan ulang, adanya berkaitan dengan adanya kebijakan perubahan nama-nama jalan di Jakarta. Yang mana perubahan ini memiliki konsekuensi yang diduga membebani masyarakat.

"Kami ingin menegaskan bahwa semua perubahan itu insya Allah tidak membebani, baik biaya ataupun yang lain. Perubahan itu semua yang masih tercatat masih berlaku dan nanti secara bertahap dilakukan perubahan," terang Anies.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Anies mengungkapkan, meskipun perubahan dilakukan beberapa waktu lalu, namun bukan berarti masyarakat yang dokumen administrasinya masih memiliki masa berlaku harus direpotkan dengan melakukan perubahan secepatnya.

"Jadi misalnya nanti Kependudukan ketika mengurus KTP baru maka bisa berganti dengan jalan yang baru. Atau jika ingin langsung mengubah bisa langsung mengubahnya. Tapi yang berlaku sekarang itu tidak batal. Dan semua perubahan itu sama sekali tidak memiliki konsekuensi biaya sama sekali," terangnya.

Ia meyakini kebijakan tersebut tidak akan membebani masyarakat DKI Jakarta ataupun pihak yang terdampak dengan perubahan nama jalan tersebut.

"Jadi semua aspek insya Allah tidak akan membebani, kita berharap dengan begitu kesimpangsiuran informasi yang sempat kemarin muncul bisa diklarifikasi sehingga masyarakat merasa tenang dan kami harap ini dapat memberikan kepastian kepada semuanya," katanya.

"Dalam pertemuan tadi sedikit dibahas, walaupun pertemuan kita sebenarnya tidak hanya membahas soal itu saja, ada banyak hal lain yang kita bahas bersama-sama," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini