Share

Desakan agar Holywings Ditutup Permanen Semakin Menguat, Ini Kata Wagub DKI

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 27 Juni 2022 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 338 2618955 desakan-agar-holywings-ditutup-permanen-semakin-menguat-ini-kata-wagub-dki-BHZuQzUcb0.jpg Foto: Instagram Holywings

JAKARTA -Buntut dari promosi berbau Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) yang dilakukan Holywings dengan menggunakan nama 'Muhammad' dan 'Maria' terus mendapat kecaman di masyarakat

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta tim kreatif Holywings diisi oleh orang yang memiliki wawasan kebangsaan.

 (Baca juga: Geruduk Holywings, GP Ansor Jakarta Ternyata Belum Izin ke Gus Yaqut)

"Kami meminta ke depan tim kreatifnya juga diisi orang yang memiliki wawasan kebangsaan," kata Ariza kepada awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (27/6/2022).

Sementara terkait perihal pencabutan izin Holywings harus mengacu kepada Peraturan Gubernur (Pergub) 18 tahun 2018 tidak bisa langsung ditutup melainkan ada tahapan-tahapan yang harus diikuti. Saat ini, Pemprov sudah melakukan teguran tertulis kepada manajemen Holywings.

"Itu sebabnya, masyarakat kan ingin itu segera ditutup, itu tuntutan masyarakat, nah kami sendiri soal menegakkan sesuai aturan yang ada. Tahap satu teguran. Tidak bisa serta merta hari itu langsung ditutup," ucapnya.

Diketahui, sejumlah Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) mulai dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakartahingga Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) menyambangi Balai Kota, Jakarta Pusat pada Senin (27/6/2022) pagi.

Adapun tujuan sejumlah OKP bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) terkait polemik promosi minuman keras menggunakan diksi 'Muhammad' dan 'Maria' oleh Bar dan Resto Holywings.

Sementara itu, Sekretaris KNPI DKI Muhammad Akbar Supratman mengatakan, kedatangan mereka untuk menyampaikan rekomendasi dari masyarakat yang meminta Holywings ditutup.

"Memang tertulis pencabutan izin ini dari tuntutan dari kepemudaan KNPI DKI atas inspirasi masyarakat," ucap Akbar.

KNPI DKI beserta organisasi kepemudaan merasa terganggu lantaran Holywings mempromosikan produk dengan menyinggung isu SARA. Terlebih, penggunaan nama Muhammad dan Maria yang sarat akan nama dari agama tertentu.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Kami tidak mentolerir soal kasus SARA, kami berangkat dari kepemudaaan sudah menyampaikan apa yang menjadi kegelisahan di publik," tuturnya.

Sebagai informasi, berawal unggahan promosi minuman beralkohol gratis bagi pengunjung yang memiliki nama Muhammad dan Maria di Instagram Holywings.Promosi tersebut viral di media sosial. Selang berapa lama unggahan itu menyebar, Holywings mendapat kecaman banyak netizen.

Setelah ramai, Holywings Indonesia pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan dan ketidaksengajaan terkait promosi itu.

Meski telah meminta maaf, Polres Metro Jakarta Selatan bergerak cepat dengan menetapkan enam karyawan Holywings sebagai tersangka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini