Share

Motif Pria Bakar Kontrakan di Jatinegara, Kesal Ditegur Main Gitar Tengah Malam

Qur'anul Hidayat, Okezone · Senin 27 Juni 2022 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 338 2619053 motif-pria-bakar-kontrakan-jatinegara-kesal-ditegur-main-gitar-tengah-malam-QMmG9boak9.jpg Pria bakar kontrakan di Jatinegara. (Foto: Dok Antara)

JAKARTA – Pria berinisial ND ditangkap polisi karena membakar rumah kontrakan di Jalan Cipinang Muara I, RT 07/14, Cipinang Muara pada Minggu 26 Juni 2022. Petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Jatinegara mengungkap motif pembakaran karena tak terima ditegur pemilik kontrakan.

Kapolsek Jatinegara Kompol Entong Raharja mengatakan bahwa ND membakar rumah itu karena tak terima saat ditegur pemilik kontrakan, Marpuah yang kebisingan saat ND bermain gitar.

"Tetangganya merasa terganggu dengan suara bisingnya bermain gitar karena pada saat itu atau pukul 23.00 WIB atau 24.00 WIB masih main gitar. Tentunya hal ini mengganggu istirahat orang lain," kata Entong Raharja di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (27/6/2022).

Entong mengungkapkan ND yang berprofesi sebagai pengamen itu sebelumnya juga pernah ditegur oleh pemilik kontrakan untuk tidak bermain gitar saat tengah malam karena mengganggu istirahat.

 Baca juga: Kesal Tak Diberi Uang, Anak Nekat Bakar Rumah Orangtua

Namun teguran itu ternyata tidak didengarkan oleh ND yang masih melakukan kegiatan bermain gitar menjelang tengah malam.

"Sering diingatkan, sering ditegur namun demikian yang bersangkutan (ND) tidak mengindahkan sehingga timbullah rasa tidak suka dengan teguran tersebut, sehingga tersangka melakukan pembakaran," ujar Entong.

ND yang kesal kemudian membakar rumah kontrakan menggunakan kain yang dibakar dengan korek api.

Beruntung warga sekitar berhasil memadamkan api sebelum menyebar lebih besar hingga merambat ke rumah lainnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Pihak Polsek Jatinegara yang menerima laporan warga kemudian mengamankan ND guna diproses lebih lanjut.

"Tersangka dijerat Pasal 187 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," tutur Entong.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini