Share

Pemprov DKI: Holywings Tak Boleh Lagi Beroperasi!

Ari Sandita Murti, Sindonews · Selasa 28 Juni 2022 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 338 2619599 pemprov-dki-holywings-tak-boleh-lagi-beroperasi-OQteNl6ZI1.jpg foto: Holywings Group

JAKARTA - Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) DKI Jakarta melarang semua outlet Holywings untuk beroperasi kembali mulai Selasa (28/6/2022) ini. Menejemen Holywings pun diminta untuk menaati aturan tersebut sebagai warga negara yang baik.

"Sejak ditutup hari ini, pastinya sudah tidak boleh ada aktivitas lagi," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin pada wartawan, Selasa (28/6/2022).

 BACA JUGA:Satpol PP dan Sudin Parekraf Jakpus Segel Holywings Senayan Terkait Perizinan

Menurutnya, total ada 13 outlet Holywings di Jakarta ini, yang mana 5 diantaranya ada di Jakarta Selatan, termasuk The Garrison Kemang. Penutupan dilakukan lantaran adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan outlet Holywings, seperti penyalahgunaan izin dan tak lengkapnya dokuemen perizinan hingga akhirnya izinnya pun dicabut.

"Ini grup Holywings (semuanya ditutup), kami berharap para pelaku usaha, khususnya Holywings yang hari ini ditutup mempunyai iktikad baik, punya niat yang sama untuk memperbaiki. Tidak perlu kami lakukan pengawasan, kalau memang sudah dilakukan penutupan tentunya sebagai warga negara yang baik, patuhi semua ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya.

Dia menambahkan, Satpol PP DKI Jakarta mendapatkan surat dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk melakukan kegiatan penutupan. Maka itu, pihaknya secara secara serentak melakukan penutupan terhadap 12 outlet Holywings yang ada di Jakarta ini.

 BACA JUGA:Pemprov DKI Cabut Izin Usaha 12 Holywings, MUI: Izinnya Tidak Jual Minuman Beralkohol

Sebelumnya Holywings Indonesia telah dilaporkan oleh Himpunan Advokat Muda Indonesia dan Sapma Pemuda Pancasila dan KNPI DKI Jakarta.

 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Dalam kasus ini Polres Jakarta Selatan telah menetapkan enam tersangka diantaranya, Direktur Kreatif Holywings inisial EJD, Tim Promosi inisial NDP, Desain Grafis inisial DAD.

Kemudian, Admin Tim Promo Holywings, insial EA, Sosial Media Officer Holywings, inisal AAB, dan Admin Tim Promo inisial AAM.

Sementara, Holywings mengklain bahwa promosi minuman tersebut tanpa sepengetahuan pihak manajemen. Mereka pun berjanji akan memberikan tindakan tegas bagi semua pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini