Share

Mengaku Dirugikan, Pihak Holywings Klaim Kecolongan Promosi Oknum Pegawainya

Bachtiar Rojab, MNC Media · Rabu 29 Juni 2022 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 338 2620482 mengaku-dirugikan-pihak-holywings-klaim-kecolongan-promosi-oknum-pegawainya-AjLzHESf4L.jpg foto: Holywings Group

JAKARTA - General Manager Project Company Holywings, Yuli Setiawan mengklaim, pihaknya dirugikan oleh oknum pegawai yang telah mempromosikan nama Muhammad dan Maria sehingga menyebabkan polemik di masyarakat. Pasalnya, Ia mengaku pihak Manajemen tidak mengetahui adanya promosi nama tersebut.

Yuli menegaskan, pihaknya tidak mengetahui sebelumnya terkait nama promosi yang menjadikan gonjang-ganjing di masyarakat. Sehingga, Ia merasa kecolongan dengan adanya promosi tersebut.

"Bahwa pihak manajemen HW tidak pernah mengetahui sebelumnya, sehingga dalam hal ini merasa kecolongan dengan tindakan oknum tim promosi sosial media yang sengaja menggunakan nama tersebut dengan motif secara internal sedang kita dalami," paparnya.

 BACA JUGA:Rapat dengan DPRD DKI, Holywings Minta Maaf

Menurut Yuli, Ia dirugikan karena sebelumnya promosi terkait nama-nama sama sekali tidak membuat kegaduhan di masyarakat.

"Karena HW Indonesia saat ini sangat dirugikan juga oleh tim promosi tersebut. Karena promo sebelumnya itu tidak ada masalah dengan nama-nama itu," jelasnya.

 BACA JUGA:Berikut Penyebab 12 Gerai Holywings di Jakarta Ditutup

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Adapun menurut Yuli, pihaknya telah melakukan promosi terkait nama-nama selama tiga bulan. Seperti nama Firman dan Feni, Daniel dan Dewi, Tomi dan Talia, Andreas dan Amanda, William dan Widya, Kevin dan Kartika, Leo dan Lisa, Eka dan Elisabeth, serta Roni dan Ririn.

"Memang kita pada hari itu pada tanggal 23 pihak manajemen juga kaget, kenapa yang dimunculkan nama itu Muhammad dan Maria, jadi ketika kita tahu postingan itu jam 2 siang, kita sebagai manajemen operasional kami tahu dari grup Customer servis," jelasnya.

"Banyak yang komen di medsos kenapa namanya muhammad dan maria. Kami baru menyadari. Ketika kami menyadari, manajemen langsung minta takedown postingan tersebut," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini