Share

Anies Kukuhkan Panitia Bulan Dana PMI Jakarta 2022

Rizky Syahrial, MNC Media · Kamis 30 Juni 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 338 2621132 anies-kukuhkan-panitia-bulan-dana-pmi-jakarta-2022-4bwtl406H8.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kukuhkan bulan dana PMI DKI Jakarta (Foto: Rizky Syahrial)

JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengukuhkan panitia Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta tahun 2022 di Balai Agung Balai Kota Jakarta, Kamis (30/6/2022). Panitia tersebut akan menunaikan tugas mulai 1 Juli sampai 30 september 2022.

Tercatat, pada tahun lalu, panitia Bulan Dana PMI berhasil melampaui target yang disepakati di mana tahun lalu donasi terkumpul sekitar Rp31 miliar dari target Rp26 miliar, namun tahun ini panitia Bulan Dana PMI menetapkan target donasi sebesar Rp34,3 miliar.

Anies menyatakan, kegiatan Bulan Dana PMI dilaksanakan setiap tahun, tapi selalu mengalami pasang surut hasilnya. Dalam hal ini perlu dilakukan evaluasi terhadap kelemahan cara menghimpunnya, sehingga tahun 2022 ini akan lebih optimal dalam menghimpun dana tersebut.

"Perlu saya ingatkan kembali, bahwa penggunaan kupon Bulan Dana dan sarana donasi lainnya, hendaknya dilakukan secara sukarela, jangan sekali-kali terkesan memaksa," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Jakarta agar peduli dan hendaknya memberi dukungan dan partisipasinya agar Bulan Dana PMI ini dapat berjalan dengan sukses, dan masyarakat dengan sukarela memberikan donasinya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Diharapkan PMI Provinsi DKI Jakarta dapat memenuhi kebutuhan operasional, serta memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat yang mengalami musibah, apakah itu banjir, kebakaran, layanan donor darah dan bencana lainnya.

"Kita mengharapkan agar dana yang berhasil dihimpun nantinya agar benar-benar dapat dimanfaatkan dan dikembalikan lagi kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya, khususnya masyarakat yang sangat membutuhkan pertolongan dan bantuan kemanusiaan," tutur Anies.

Dalam mengelola sumber dana tersebut, ia meminta dilakukan dengan pedoman dan prinsip akuntabilitas dan transparansi, yaitu dengan menyusun laporan pelaksanaan pengumpulan dana, serta hasil yang dicapai dan penggunaan dana operasionalnya untuk dipublikasikan kepada masyarakat.

"Saya berharap agar dalam mengelola dana masyarakat PMI harus berpedoman pada prinsip akuntabel dan transparan, sehingga kepercayaan kepada lembaga sosial kemanusiaan ini dapat meningkat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini