Share

Gerombolan Monyet Serbu Perumahan Mewah di Pluit, BKSDA: Akibat Pengguna Jalan Sering Kasih Makan

Yohannes Tobing, Sindonews · Kamis 30 Juni 2022 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 338 2621210 gerombolan-monyet-serbu-perumahan-mewah-di-pluit-bksda-akibat-pengguna-jalan-sering-kasih-makan-BAhWy4apEb.JPG Monyet di Perumahan Mewah Pluit (Foto: MPI)

JAKARTA - Penyebab puluhan monyet berkeliaran di perumahan Pluit Karang Asri mulai terkuak. Seperti yang diungkapkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Suaka Margasatwa Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara

Petugas BKSDA di Suaka Margasatwa Muara Angke, Aripin mengatakan puluhan monyet diduga berasal dari suaka margasatwa. Mereka keluar karena mencari makanan lain selain pakan yang telah ada didalam area konservasi.

Tak hanya itu saja, dugaan lain dengan kehadiran monyet di pemukiman tersebut hingga keluar tergiur dengan makanan yang sering dilemparkan pengguna jalan saat melintas di depan suaka margasatwa.

"Kalau banyak masyarakat mengasih makan, dia (monyet ekor panjang) terlalu mengumpul di situ," kata Aripin saat ditemui di lokasi, Rabu (29/6/2022).

Diterangkan Aripin, selama ini ketersediaan makanan untuk monyet di area konservasi di sekitar mangrove seperti jenis pidada dan buah nipah, telah tersedia di dalam Suaka Margasatwa Muara Angke.

Akan tetapi setiap sore, puluhan monyet dari dalam suaka margasatwa keluar karena mendapat makanan dari warga yang melintas. Padahal pengelola telah memberikan rambu peringatan untuk tidak memberi makanan namun tidak digubris.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dari kebiasaan buruk para pengguna jalan inilah yang membuat monyet-monyet tersebut mencari makanan manusia. Hingga akhirnya monyet jenis macaca fascularis muncul di perumahan mewah.

"Mungkin itu jadi tergiur (monyetnya) buah yang ada di depan rumah itu. Terus karena tong sampah juga kan ada sisa-sisa makanan. Di situ dia ambil juga, diberantakin semua karena mencari makan," Pungkasnya.

Perumahan mewah di Pluit Karang Asri, RW 013 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara sering didatangi puluhan monyet liar. Kehadiran kawanan monyet inipun kerap meresahkan warga sekitar.

Keresahan warga setempat terhadap kehadiran monyet ini karena sering kawanan primata ini kerap mengotori rumah bahkan tidak jarang juga ada yang merusak rumah.

Salah seorang warga, Sigit (50) mengatakan, keberadaan monyet liar ini sudah bertahun-tahun. Sedikitnya ada puluhan monyet kerap muncul di rumah hingga ke jalanan untuk mencari makan.

"Sehari-hari tiap pagi dia korek-korek tong sampah, diberantakin semua di jalan," kata Sigit saat ditemui di lokasi, Selasa (28/6/2022).

Menurut Sigit, kawanan primata ini berasal dari cagar alam yang berada di sebelah pemukiman. Kehadirannya yang kerap muncul membuat warga resah, karena sering masuk kerumah warga dan merusak seisi rumah.

"Ini mereka dari cagar alam di sebelah (perumahan). Terus terang saja kami warga resah. Kabel-kabel, atap, parabola itu hancur semua," ucapnya.

Hal serupa juga dirasakan asisten rumah tangga (ART) Sania (35). Sebagai penghuni baru di kawasan tersebut, dirinya mengaku risih dengan kehadiran monyet. Sebab sering mengganggu aktifitasnya.

"Risih, jadi kalau nyuci tidak tenang. Jadi harus ditungguin jemuran kalau nggak bakal diacak-acak," Kata Sania. Lebih parahnya, Sania menuturkan jika kawanan monyet tersebut suka 'iseng'.

"Jadi pas waktu itu saya sampai bos saya saling sangka. Keran menyala sendiri jam 4.30 saya pikir bos saya mandi, tapi kok lama banget nyalain air," Tuturnya.

"Pas saya lihat air sudah bleberan kebawah. Gara-gara monyetnya bukan keran, jadi biang keroknya monyet karena dia mau minum, jadi resah banget," Pungkasnya.

Berdasarkan pantauan, keberadaan puluhan monyet liar ini ditemui di beberapa rumah dalam komplek Pluit Karang Asri. Kawanan monyet liar tersebut tampak berada di atap-atap rumah warga.

Tak jarang sebagian dari primata ini bergelantungan di kabel listrik maupun kabel utilitas yang terpasang di rumah-rumah warga. Ada pula yang berguling di genting sebelum melompat dari satu rumah ke rumah lainnya.

Dengan kehadiran monyet ini, warga berharap pemerintah bergerak cepat melakukan sesuatu, supaya monyet-monyet ini tak lagi berkeliaran dan meresahkan warga sekitar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini