Share

Tangkap 7 Pengedar Narkoba Jaringan Internasional, Polresta Tangerang Sita 43 Kg Sabu

Nandha Aprilia, MNC Media · Jum'at 01 Juli 2022 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 338 2621913 tangkap-7-pengedar-narkoba-jaringan-internasional-polresta-tangerang-sita-43-kg-sabu-fGUwLpW9VM.jpg Polresta Tangerang menangkap 7 pengedar narkoba jaringan internasional. (Ilustrasi/Okezone)

TANGERANG - Satresnarkoba Polresta Tangerang berhasil mengungkap sindikat pengedar narkoba lintas provinsi dan negara. Dalam pengungkapan sindikat itu, polisi menyita barang bukti 43 kg sabu dan 494 butir pil ekstasi.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga menjelaskan, pihaknya lebih dulu menangkap ASY (27) di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Rabu (18/5/2022), dengan barang bukti 0,25 gram sabu.

Selanjutnya, DS (27) ditangkap di kontrakannya yang terletak di kawasan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Senin (13/6/2022) dengan barang bukti sabu 17,65 gram.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, penyidik Polresta Tangerang mendapati adanya pemasok terbesar di wilayah Pasar Kemis.

Dari sini, polisi menangkap pengedar sabu berinisial MI dengan barang bukti sabu seberat 768,4 gram. Sabu itu dikemas dalam 8 bungkus plastik besar bewarna hitam.

“Penyidik melakukan analisa dan pengumpulan informasi tentang bandar besar yang berasal bukan dari Banten, sehingga tim melakukan rangkaian penangkapan lanjutan pada Minggu (26/06/2022),” tuturnya.

Selanjutnya, polisi menangkap BY (54). Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa 2 kardus berisi 20 bungkus narkoba dan dua tas ransel berisi 20 bungkus narkoba pada mobil dengan kemasan plastik hitam dengan berat 40 kg.

“Saat bersamaan dengan penangkapan BY, penyidik melakukan penangkapan tersangka RBS (26) ketika itu berboncengan dengan ADS (28) di salah satu perumahan di Bekasi. Setelah digeledah, terdapat beberapa bungkus plastik berisi sabu seberat 241,89 gram dan plastik hitam berisi 494 butir ekstasi,” ucapnya.

BACA JUGA:Dipecat dari Keanggotaan Polisi, Pria di Bali Malah Jadi Bandar Narkoba 

Shinto menjelaskan, ini merupakan penangkapan sindikat pengedar narkoba lintas provinsi dan negara.

“Total penyitaan barang bukti narkoba dari sindikat pengedar narkoba lintas provinsi lintas negara ini pasca dilakukan penimbangan sebanyak 43,2 kg sabu dan 494 butir ekstasi,” tuturnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Shinto menjelaskan, pihaknya juga menyita barang bukti lainnya, yaitu satu unit mobil Avanza, satu motor Nmax, timbangan elektrik, tas, beberapa handphone, dan alat isap Sabu.

Shinto menuturkan adapun tersangka yang berhasil ditangkap dari sindikat pengedar narkoba lintas provinsi dan negara adalah tujuh tersangka yang memiliki peran masing-masing.

Diketahui dari 7 tersangka, BY alias Kakek (54) diketahui sebagai bandar besar yang menyuplai narkoba lintas provinsi dan negara.

Dalam kasus ini tersangka dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 12 Tahun Penjara. Dalam penyelidikan selanjutnya, tidak menutup kemungkinan penyidik menjerat tersangka dengan tindak pidana pencucian uang

Pasal 137 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 guna memberikan efek jera dengan memiskinkan kembali pelaku terhadap pelaku untuk tidak potensial kedepan mengedarkan narkoba.

“Keberhasilan ungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu sebesar 43,2 kg, berhasil menyelamatkan lebih dari 216.000 jiwa masyarakat dari penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini